Breaking News:

Berita Internasional

Penyerangan di Supermarket Selandia Baru Lukai 7 Warga, Jacinda Ardern Perketat UU Kontra Terorisme

Seorang pria menyerang warga di sebuah pusat perbelanjaan di Selandia Baru dan langsung dilumpuhkan pihak kepolisian setempat.

Penulis: Annie Toda | Editor: Annie Toda
Reuters
Situasi usai penyerangan di salah satu pusat perbelanjaan di Selandia Baru 

TRIBUN FLORES.COM - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern berjanji pada hari Sabtu 3 September 2021 untuk memperketat undang-undang kontra-terorisme bulan ini.

Hal ini terjadi setelah seorang militan yang menggunakan senjata tajam menikam dan melukai tujuh orang di sebuah supermarket.

Polisi menembak mati penyerang berusia 32 tahun tersebut.

Melansir Reuters, Ia adalah warga negara Sri Lanka yang telah dihukum dan dipenjarakan selama sekitar tiga tahun sebelum dibebaskan pada Juli, beberapa saat setelah dia melancarkan aksi penusukannya pada hari Jumat.

Ardern mengatakan sebelumnya pria itu terinspirasi oleh kelompok militan.

"Saya berkomitmen, bahwa segera setelah Parlemen dilanjutkan, kami akan menyelesaikan pekerjaan itu dan itu berarti bekerja untuk meloloskan undang-undang sesegera mungkin, dan paling lambat akhir bulan ini," kata Ardern dalam konferensi pers.

RUU Perundang-undangan Kontra Teror mengkriminalisasi perencanaan dan persiapan yang mungkin mengarah pada serangan teror, menutup apa yang dikatakan para kritikus sebagai celah yang memungkinkan komplotan untuk tetap bebas.

Tetapi Ardern mengatakan tidak adil untuk berasumsi bahwa undang-undang yang lebih ketat akan membuat perbedaan dalam kasus ini.

"Ini adalah individu yang sangat termotivasi yang menggunakan kunjungan supermarket sebagai perisai untuk serangan. Itu adalah situasi yang sangat sulit," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved