Berita Nagekeo
69 Mahasiswa Politeknik St Wilhelmus Boawae,Nagekeo Jalani PKKMB
Bupati Nagekeo Johannes Don Bosco Do membuka Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru Politkenik Santo Wilhelmus Boawae
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pembukaan-PKKBM.jpg)
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM,Tommy Mbenu Nulangi
TRIBUN FLORES.COM- Politkenik Santo Wilhelmus Boawae menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru ( PKKMB ) Tahun Akademik 2021/2022.
Kegiatan di Aula Politeknik St.Wilhelmus Boawae dimulai Senin 6 September 2021.
PKKMB dihadiri Bupati Nagekeo,Johannes Don Bosco Do mengusung tema "Mewujudkan Mahasiswa yang Berintegritas Berkarakter, dan Berjiwa Entrepreneurship di Era Revolusi Industri 4.0".
Direktur Politeknik St Wilhelmus Boawae, Frederikus Lena Jago, Sekretaris Yayasan Santo Wilhelmus Flores Wenslaus Dema, Kepala Dinas Pertanian Oliva Mogi, Kabag Humas Setda Ngada,Silvester Teda, para dosen dan pegawai, tokoh masyarakat dan pejabat lainnya ikut hadir.
Direktur Politeknik St Wilhelmus Boawae Frederikus Lena Jago,mengatakan mahasiswa yang mengikuti PKKBM sebanyak 69.
Sebanyak 18 orang dari program studi Tanaman Pangan dan Holtikultura,15 orang dari program studi Manajemen Pertanian Lahan Kering, 19 orang dari program studi Nutrisi dan Makanan Ternak, dan 17 orang dari program studi Akuntansi.
Mereka berasal dari berbagai daerah di Provinsi NTT.
Terbanyak 62 orang dari Kabupaten Nagekeo, tiga orang dari Ngada dua orang asal Manggarai Timur,seorang dari Kabupaten Ende dan seorang dari Kabupaten Timur Tengah Selatan.
"Saya ucapkan selamat datang bagi para peserta PKKBM. Kami mengapresiasi keputusan anda menempuh pendidikan di kampus Politeknik St. Wilhelmus Boawae. Saya yakin keputusan yang anda buat merupakan keputusan bebas atas dasar kebutuhan untuk menempuh pendidikan melalui jalur vokasi," ungkapnya.
Bupati Nagekeo, Johannes Don Bosco Do,mengikutsertakan sejumlah pejabat Dinas Pertanian dan Peternakan khususnya dari layanan teknis menawarkan kerjasama kedepan, agar kampus ini dapat dirasakan dan dicintai oleh masyarakat di Nagekeo.
"Apakah nanti menghasilkan calon pegawai,yang antri mau jadi pegawai, pegawai negeri atau pegawai apa saja atau dia mau menjadi entrepreneur,” kata Don Bosco.
Pemerintah Kabupaten Nagekeo,kata Don Bosco, akan membangun bidang pertanian menjadi pemain utama dalam industri pariwisata.
"Saya minta kita jangan sampai lewat momentum. Kita harus bisa memanfaatkan kesempatan baik ini dengan menanam sayur-sayuran. Kita harus menyiapkan produk dalam jumlah dan kualitas yang baik, sehingga produk kita dapat diterima di pasar," ungkapnya.