Berita NTT
JKN-KISS di NTT Menjangkau 86,5 Persen Masyarakat
Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Provinsi NTT hampir mencakup seluruh masyarakat NTT
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Diskusi-BPJS-Kesehatan.jpg)
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM,Ryan Nong
TRIBUN FLORES.COM,WAINGAPU-Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menjadi salah satu program pemerintah yang mendukung pelayanan kesehatan mudah dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Di Provinsi NTT hampir seluruh masyarakat dipastikan telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.
Asdep Monev BPJS Kesehatan Kepwil Bali Nusra, Nyoman Wiwiek Yuliadewi menyebut, hingga 1 September 2021, sebanyak 4,74 juta masyarakat NTT telah terdaftar sebagai anggota JKN KIS. Jumlah itu setara dengan 86,52 persen dari total masyarakat NTT.
Sementara itu, Yuliadewi mengatakan, untuk kepesertaan JKN KiS untuk wilayah Bali, NTB dan NTT telah menjangkau 13.010.359 jiwa dari total 15.163.000 penduduk.
Baca juga: Kadispora NTT, Pelatih Tolak Mobil Jemputan Dispora Peraih Emas Numpang Pikap
Berbicara dalam kegiatan Diskusi Media dan Sosialisasi Pengelolaan Informasi Publik "Bersama Mengawal Implementasi Program JKN-KIS" yang berlangsung secara daring dari Denpasar Yuliadewi menyebut Program JKN KIS membawa manfaat nyata penanganan kesehatan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama maupun Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut.
Untuk manfaat layanan di tingkat pertama, kata Yuliana, terdiri dari rawat inap, rawat jalan, perawatan gigi, keluarga berencana, kesehatan ibu dan anak, prolanis, program rujuk balik dan ambulans. Selain itu, untuk manfaat layanan tingkat lanjutan, terdiri dari rawat jalan, rawat inap, obat, alat kesehatan dan ambulans.
Yuliadewi mengatakan, terdapat tiga alasan mengapa harus menjadi peserta JKN KIS. Pertama, kata dia, JKN KIS memberi perlindungan diri, keluarga dan orang lain. Kedua, agar peserta bergotong royong membantu peserta yang sakit. Ketiga, patuh sebagai warga negara terhadap perundang-undangan.
Depdirwil BPJS Bali Nusra, Agung Putu Darma saat membuka kegiatan secara resmi menyampaikan ucapan terimakasih kepada media yang hadir dalam kegiatan Diskusi Media dan Sosialisasi Pengelolaan Informasi Publik "Bersama Mengawal Implementasi Program JKN-KIS".
Baca juga: Gubernur NTT Kritisi Puan Maharani Baca Ikrar Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Putu Darma menyebut, tujuan diskusi media tersebut untuk. menjaga hubungan kemitraan yang baik dan meningkatkan pemahaman media tentang program JPN KIS. Dengan pemahaman yang komprehensif maka media juga diharapkan dapat membantu mengawal program tersebut.
Kegiatan diskusi media diikuti secara virtual oleh jajaran Kantor Cabang BPJS Kesehatan Waingapu Sumba Timur dari Casa Kandara Waingapu, Kamis 7 Oktober 2021 . Hadir pimpinan Cabang BPJS Kesehatan Waingapu, Safrizal dan jajaran. Hadir pula perwakilan media yang terdiri dari Harian Pos Kupang, Timex, Victory News, Kompascom, Time Indonesia com serta dua media lokal Sumba Timur.
Pimpinan dan jajaran Kantor BPJS Kesehatan Waingapu bersama media mengikuti Diskusi Media dan Sosialisasi Pengelolaan informasi publik dari Casa Kandara, Waingapu, Kamis 7 Oktober 2021.