Breaking News:

Berita Flores Timur

Sekolah di Adonara Barat Terapkan Mulok Budaya Lamaholot dan Koperasi

Muatan lokal (Mulok) Budaya Lamaholot dan wajib koperasi diterapkan pada sekolah-sekolah di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/AMAR OLA KEDA
Wakil Bupati Flotim, Agustinus Payong Boli melaunching kurikulum wajib koperasi dan mulok Lamaholot di puncak HUT Emas SMPK Lembah Seburi, Jumat 1 Oktober 2021 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM,Amar Ola Keda

TRIBUN FLORES.COM,ADONARA-Terobosan baru pendidikan menerapkan kurikulum wajib muatan lokal (mulok) dilakukan pada sekolah-sekolah di lima desa di wilayah Kecamatan Adonara Barat,Kabupaten Flores Timur, yakni Desa Bukit Seburi 1, Bukit Seburi 2, Desa Ilepati, Desa Danibao dan Desa Nimun Danibao.

Kurikulum wajib Mulok yang diterapkan di SMPN Lembah Seburi itu yakni mulok budaya Lmaholot mengajarkan Bahasa Lamaholot dan nilai-nilai luhur Lamaholot, mulok wirausaha yang mengajarkan karakter wirausaha sejak dini pada siswa untuk melawan kemiskinan dan mulok kepemimpinan yang mengajarkan nilai-nilai kepemimpinan sejak dini pada siswa.

Selain itu, warga lima desa ini juga melaunching sekolah wajib koperasi. Setiap pelajar mulai dari TKK hingga SMU di lima desa ini wajib memiliki buku tabungan koperasi. Hal ini bertujuan agar sejak dini para pelajar diajarkan mampu memanage keuangan untuk pendidikan masa depan dan tidak boros.

Selain wajib koperasi untuk pelajar, wajib koperasi ini juga diberlakukan bagi seluruh masyarakat di lima desa tersebut. Setiap kepala keluarga (KK) dan masyarakat wajib masuk salah satu koperasi agar keuangan bisa terkendali dengan baik untuk masa depan keluarga.

Baca juga: Kehadiran Nelayan Sikka Resahkan Nelayan Flores Timur

"Ada juga launching Perdes wajib belajar 12 tahun untuk warga lima desa ini agar ke depan semua warga minimal berijazah SMU dan desa pasti maju," ujar Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli saat melaunching empat materi penting hasil pemikirannya dalam seminar sehari HUT Emas SMPK Lembah Seburi, Jumat 1 Oktober 2021.

Menurut Agus Boli, hanya dengan gerakan itu, generasi ke depan mampu melawan dua musuh besar, yakni kebodohan dan kemiskinan.

"Ini menjadi persembahan emas SMPK Lembah Seburi untuk Indonesia," katanya.

Ia mengaku SMPK Lembah seburi telah menghasilkan banyak generasi emas yakni, satu pejabat negara yakni Agustinus Payong Boli, sebagai Wakil Bupati Flores Timur dan lima pejabat daerah yakni anggota DPRD kabupaten Flores Timur, Ignas Kopong Tukan, Raimundus Boli Pehan dan tiga mantan anggota DPRD, Rofinus Geroda Ola Helan, Florensia Koli dan Agustinus Payong Boli. Selain itu, dua advokat juga lahir dari SMPK Lembah Seburi yakni, Yohanes Pehan Gelar dan Agustinus Payong Boli.

Baca juga: Proyek Air Bersih Rp 9 Miliar di Hoko Wura Flores Timur Terancam Gagal

"Di bidang swasta, ada yang kini menjadi pimpinan tertinggi koperasi nasional Swastisari, Yohanes Saso Helan dan Kasmirus Kopong. Ada juga beberapa pastor dan suster dan ratusan guru dan pegawai lainnya," tandasnya.

Berita Flores Timur lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved