Breaking News:

Berita Sikka

Pulang dari Pesta, Celo Dikejar, Dianiaya Lalu Dibunuh dan Meninggal

Kasus penganiayaan berat sepulang pesta kembali terjadi di Kabupaten Sikka. Marcelo Selestino Rosario alias Celo (19) tewas ditikam, Sabtu dini hari

Editor: Egy Moa
ISTIMEWA
Tempat kejadian perkara kasus penganiayaan Sabtu dini hari, 23 Oktober 2021 di Desa Tanaduen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. 

Reporter TRIBUN FLORES.COM, Aris Ninu

TRIBUN FLORES.COM, MAUMERE- Tragis menimpa Marcelo Selestino Rosario (19). Warga Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka dianiaya hingga meninggal dunia, Sabtu dini hari, 23 Oktober 2021 sekira pukul 00.30 Wita.

Kasus kematian Marcelo alias Celo dilaporkan Michael Melison Karo kepada Polsek Kewapante, Sabtu, 23 Oktober 2021 pukul  02.00 Wita.

Michael menuturkan, Celo diduga dianiya hingga tewas oleh pelaku, Sabtu, 23 Oktober 2021  di Jalan Trans Maumere-Larantuka tepatnya di Dusun Bolawolon, Desa Tanaduen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka.

Sepulang dari tempat pesta, cerita Michael, Celo dan teman-temannya dikejar oleh para pelaku yang menggunakan sepeda motor.

Baca juga: 100 Batang Detonator Milik Warga Sikka Bisa Bikin 1.000 Botol Bom Ikan

Mereka membawa pisau, parang dan linggis. Salah satu pelaku yang membawa pisau menikam satu kali ke dada Celo.

Korban langsung jatuh dari motor, sempat melarikan diri ke kebun dan di tolong oleh beberapa saksi.
Mereka mengantar ke RS Santo Gabriel Kewapante, namun korban meninggal dunia sebelum mendapat perawatan.

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui Kasie Humas, Iptu Margono membenarkan kasus pengainiayaan d Desa Tanaduen.

"Sudah ditangani," kata Margono dikonfirmasi di Maumere, Sabtu, 23 Oktober 2021 pagi.

Berita Sikka lainnya

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved