Berita Sikka
Delapan Orang Tamatan Akper Lela Lolos Seleksi Kerja di Jepang,
Delapan orang tamatan Akper St.Elisabeth Lela, Keuskupan Maumere lolos seleksi administrasi bekerja di Jepang akan belajar bahasa dan budaya Jepang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Perawat-Akper.jpg)
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Aris Ninu
TRIBUN FLORES.COM,MAUMERE -Delapan orang tamatan Akper St.Elisabeth Lela, Keuskupan Maumere lolos seleksi administrasi untuk bekerja di Jepang.
Sebelum bertolak ke Jepang, mereka terlebih dahulu belajar bahasa dan budaya Jepang selama enam bulan di LPK Musuba Bali dan mulai bekerja di Jepang pada 2022 selama tiga tahun.
Maria Fransiska Anjelina mengaku sangat senang mendapat kesempatan kerja di Jepang. Kesempatan ini kata Trisna, sapaan Maria Fransiska akan dimanfaatkannya membantu orangtua dan adik-adiknya.
“Begitu ditawarkan bekerja di Jepang saya langsung setuju. Orangtua juga setuju. Lagiula cari kerja setelah wisuda juga sulit. Ini kesempatan bagi saya bisa membantu orangtua dan keluarga setelah tamat kuliah,” kata Trisna.
Baca juga: Donatus Pimpin Pelti Sikka, Pesan Ketua Pengprov Pelti NTT; Kerja Sukarela Tanpa Gaji
Trisna akan menyiapkan diri secara baik dan dukungan orangtua membuatnya melangkah pasti ke Jepang.
“Kami masih belajar bahasa dan budaya Jepang lalu tahun depan kerja di Jepang. Terus terang, saya senang dan sampaikan terima kasih kepada kampus dan semua pihak. Kampus telah membantu kami mendapatkan pekerjaan sesudah wisuda,” imbuh Trisna.
Trisna bersama teman-temannya akan mengikuti acara pelepasan ke Denpasar mengikuti pelatihan tampak bersemangat.
“Ini kesempatan dan tidak akan datang untuk kedua kali. Saya akan bekerja dengan baik untuk membahagiakan keluarga,” ujarnya.
Baca juga: Desakan Kasus TPPO Berlanjut, Massa Datangi DPRD dan Kantor Bupati Sikka
Maria Frankasia Santisa, tamatan Akper Lela yang lolos seleksi mengungkapkan rasa senang bisa bekerja di Jepang.
“Kapan lagi kita dapat kerja kalau bukan sekarang kesempatan yang harus kita raih. Maka itu, saya sampaikan terima kasih kepada pihak kampus,” papar Maria.
Direktur Akper Lela, Keuskupan Maumere, Maria K.Ringgi Kuwa, S.ST, M.Kes, mengatakan kampusnya menjalin kerjasama dengan LPK Musubu Bali menyiapkan tamatan Akper Lela siap bekerja di Jepang.
“Angkatan pertama tahun ini kami utus delapan orang. Mereka menjadi uta Akper Lela, utusan dari Kabupaten Sikka, Manggarai dan Flores Timur. Sebelum ke Jepang belajar bahasa dan budaya Jepang selama enam bulan," kata Maria.