Breaking News:

Berita Manggarai Barat

Labuan Bajo Rawan Tektonik, BMKG Gelar Sekolah Lapang Gempa Bumi

Pariwisata Labuan Bajo berada pada titik tektonik sangat rawan gempa bumi dan tsunami dipilih BMKG menyelenggarakan sekolah lapang gempa bumi.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/GECIO VIANA
Pembukaan Sekolah Lapang Gempa Bumi di Kantor Bupati Mabar, Rabu 10 November 2021. 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Gecio Viana

TRIBUN FLORES.COM,LABUAN BAJO- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggelar Sekolah Lapang Gempa Bumi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Rabu 10 November 2021.

Kegiatan yang digelar selama dua hari dibuka oleh Staf Ahli Bupati Mabar, Gayetanus Danggur, di Aula Kantor Bupati Mabar.

Gayetanus Danggur berterima kasih atas penyelenggaraan kegiatan di Kelurahan Labuan Bajo melibatkan semua pihak yang akan mengambil bagian bila terjadi bencana yang tidak terduga di daerah tersebut.

Diakuinya, wilayah Flores bukan hanya rawan terhadap banjir, longsor dan angin puting beliung serta bencana lainnya. Namun sangat rentan terhadap gempa bumi. Hal tersebut dibuktikan dengan catatan terakhir bahwa di Pulau Flores pernah terjadi bencana pada 1992.

Baca juga: Waspada La Nina, BMKG Ingatkan Potensi Longsor Di Manggarai Barat

"Kegiatan ini nantinya untuk membentuk masyarakat siaga, yang nantinya dapat diakui secara internasional. Saya harap dengan adanya kegiatan ini Seluruh komunitas untuk paham. Sehingga, secara bersama kita dapat meminimalisir korban jiwa dan materi sebagai dampak dari bencana," katanya.

Koordinator Bidang Mitigasi, Gempa Bumi, Tsunami BMKG , Daryono mengatakan, kegiatan untuk meningkatkan pemahaman informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami kepada masyarakat.

Kelurahan Labuan Bajo dipilih sebagai lokasi sekolah lapang gempa bumi mengingat pariwisata Labuan Bajo yang menjadi prioritas dan juga letak kota yang berada di kawasan tektonik, sehingga sangat rawan gempa dan berpotensi tsunami.

"Kegiatan sekolah lapang yang dilakukan di Manggarai Barat ini karena Labuan Bajo sebagai daerah destinasi Pariwisata Prioritas dan wilayah Labuan Bajo terletak di kawasan tektonik rawan gempa dan tsunami," jelasnya.

Baca juga: Sepuluh Bulan,Empat Kasus Narkoba Diungkap Polres Manggarai Barat

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved