Breaking News:

Berita Flores Timur

Derita Warga Desa Riangpadu, Bronjong Putus, Kendaraan Digotong

Penderitaan warga Desa Riangpadu, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur selalu berulang setiap musim hujan.

Editor: Egy Moa
Derita Warga Desa Riangpadu, Bronjong Putus, Kendaraan Digotong
TRIBUN FLORES.COM/AMAR OLA KEDA
Masyarakat Desa Riangpadu, Adonara Barat gotong royong memperbaiki jembatan di Kali Waigolo, Kamis 18 November 2021.

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Amar Ola Keda

TRIBUN FLORES.COM, LARANTUKA-Datangnya musim hujan setiap tahun selalu diidam-idamkan para petani di desa-desa setelah panas menyengat enam sampai tujuh bulan.

Namun tidak demikian bagi warga Desa Riangpadu di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur. Datangnya musim hujan sangat didambakan, tapi musim hujan juga mendatangkan kesulitan bagi warga seempat.

Rusaknya bronjong di Kali Waigolo, Desa Riangpadu diterjang banjir beberapa waktu lalu menjadi beban bagi mereka. Kerusakan itu menciptakan keresahan kepada warga karena akses masyarakat setempat terhambat.

Leonardus Oskar, masyarakat setempat mengatakan jalur Waigolo merupakan akses utama yang dilewati warga masyarakat Desa Riangpadu untuk menjual hasil pertaniannya.

Baca juga: Dipecat, Oknum Guru SMKN Larantuka Ajak Siswi Kerja Tugas di Kamar

"Setiap musim hujan kami sangat menderita. Semua kendaraan yang melintas harus diangkat oleh warga. Tolong pemerintah membangun jembatan yang layak di Waigolo," kata Oskar kepada wartawan, Jumat 19 November 2021.

Kerusakan bronjong di Waigolo, menurut dia menghambat perekonomian masyarakat setempat. Pasalnya, derasnya banjir di kali itu membuat warga tak berani melintas.

"Karena tidak ada jembatan masyarakat terpaksa menggunakan bambu kalau melintas. Kalau kendaraan, ya harus diangkat," ujarnya.

Kepala Desa Riangpadu, Blasius Dua mengatakan jalur jalan yang menghubungkan Desa Hurung, Riangpadu dan Ilepati perlu mendapat perhatian serius termasuk jembatan di Waigolo.

Baca juga: Taman Doa Bukit Fatima, Destinasi Wisata Religius Baru di Larantuka

Ia berharap pemerintah segera membangun jembatan permanen, sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan saat musim hujan.

"Karena tidak bisa diakses, saya bersama masyarakat gotong royong bangun jembatan bambu dengan alat seadanya," tandasnya.

Berita Flores Timur lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved