Breaking News:

Berita Flores Timur

Rumah Korban Bencana Adonara Belum Rampung Terhambat Material dan PPKM

Pembangunan rumah korban bencana alam di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur ditartgetkan rampung 100 persen dalam bulan Desember 2021.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/AMAR OLA KEDA
Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Flores Timur, Edu Fernandez 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Amar Ola Keda

TRIBUN FLORES.COM,LARANTUKA-Pembangunan rumah korban bencana di Desa Waiburak dan Desa Nelalamadike, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur (Flotim) ditargetkan rampung pada Desember 2021 belum rampung.

Kepala Dinas Perumahan Flores Timur, Edu Fernandez mengatakan target penyelesaian pengerjaan rumah korban bencana alam sampai bulan Desember ini. Namun lamanya pengiriman material dan pemberlakuan PPKM pada masa pandemi Covid-19 turut memperlambat proses pengerjaanya.

"Target keseluruhan bulan Desember, tapi dalam prosesnya ada kendala. Hampir sebagian material diambil dari Surabaya. Ini yang memperlambat, karena harga material Surabaya yang dipakai. Material tidak diambil sini. Kendala lain juga PPKM membuat tenaga kerja yang paling banyak dari Jawa, kesulitan ke sini. Makanya, waktu pengerjaannya molor," kata Edu Fernandez, Rabu 17 November 2021.

Di Desa Oyang Barang pembangunan sudah mencapai 98 persen. Sementara di Saosina dari 200 unit sudah 60 unit yang dibangun. Sedangkan di Nelelamadike dari 50 unit sudah 30 unit yang dikerjakan.

Baca juga: Empat Perempuan di Flores Timur Terpilih Kepala Desa

"Untuk Oyang Barang rumahnya sudah selesai, tinggal pembenahan landscape. Urukan dikasih rata, dibenahi lagi," katanya.

Selain rumah untuk korban, kata Edu Fernandez, PT Adi Karya juga sedang membangun fasilitas umum kantor desa dan gedung Paud di desa Oyang Barang.

"Pembangunannya sementara jalan," tandasnya.

Untuk diketahui pemerintah pusat menganggarkan pembangunan 300 unit rumah untuk korban bencana Seroja 4 April 2021 di Desa Oyang Barang 50 unit, Nelelamadike 50 unit dan 200 unit bagi korban bencana Waiburak yang dibangun di Desa Saosina.

Baca juga: Kopra Putih Flores Timur Diekspor ke Eropa dan Asia Selatan

Sesuai rekomendasi kementerian PUPR, 300 unit rumah itu dibangun dengan model Risha (rumah instan sehat sederhana) dengan tipe 36.

Berita Flores Timur lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved