Breaking News:

Berita Sikka

Minggu Depan, Kabupaten Sikka Cairkan Pinjaman Rp 216 Miliar

Pasca penandatanganan pinjaman daerah Kabupaten Sikka Rp 216 miliar, Jumat 26 November 2021, dana tahap pertama dicairkan minggu depan.

Editor: Egy Moa
ISTIMEWA
Bupati Sikka dan Ketua DPRD Sika di Kantor SMI Jakarta saat penandatanganan kerjasama pinjaman daerah, Jumat 26 November 2021. 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Aris Ninu

TRIBUN FLORES.COM,MAUMERE-Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si,Ketua DPRD Sikka, Donatus David, S.H, Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI (Persero), Sylvia J Gani, dan Nanang Arifin,Team Leader Pembiayaan Publik PT SMI (Persero) melakukan penandatanganan pinjaman daerah Rp 216 miliar, Jumat 26 November 2021 di Kantor PT. SMI, Gedung Sahid Sudirman Center, Jalan Sudirman Jakarta Pusat,.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Bapak Mendagri dan Ibu Menteri Keuangan serta PT. SMI sehingga proses ini bisa berjalan. Kami akan kawal dana ini secara ketat agar digunakan secara efisien dan efektif sesuai peruntukkannya," kata Robby,sapaan Fransiskus Roberto Diogo.

Ia berharap agar semua pejabat, ASN dan OPD yang mengelola dana tersebut harus bekerja extra keras utk menyukseskan semua program yang dibiayai dari pinjaman daerah ini.

Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI (Persero), Sylvi J. Gani berpesan agar Pemda Sikka dapat segera memproses dana tersebut.

Baca juga: Guru Agama Katolik di Sikka Jalani Seleksi Pendidikan Profesi Guru

"Minggu depan, Senin atau Selasa minggu depan dana pinjaman tahap I sudah bisa dicairkan," kata Sylvi.

Ketua DPRD Sikka, Donatus David yang hadir sebagai saksi mengapresiasi kegiatan tersebut.

"Kami apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sikka atas terobosan ini. Harapan kami ada dua hal. Pertama, agar dana tahap 1 pinjaman ini segera dicairkan. Kedua, agar dana tersebut betul-betul dipergunakan sesuai perencanaan, tepat sasaran, tepat manfaat dan selesai tepat waktu," kata Donatus.

Sekda Sikka, Adrianus Firminus Parera, S.E, M.Si, pinjaman daerah digunakan dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Baca juga: Kajari Sikka Beberkan Peran Kejaksaan di Masa Pandemi Covid-19

“Program PEN ini akan digunakan untuk kegiatan peningkatan dan percepatan pembangunan di daerah ini,” kata Sekda Sikka.

Ia menjelaskan, dana Rp 216 miliar akan digunakan pemerintah daerah dengan baik dan transparan bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pemanfaatan dana ini telah ditetapkan untuk kegiatan sarana dan prasarana kesehatan ada 5 paket sebesar Rp 38.593.245.000,00, pembangunan infrastruktur dan jaringan air bersih ada 50 paket sebesar Rp 53.052.448.000,00, pembangunan infrastruktur jalan ada 80 paket senilai Rp 118.284.120.000,00 serta perencanaan dan pengawasan ada 13 kegiatan sebesar Rp 6.325.000.000,00. Total kegiatan baik kesehatan, air minum, jalan dan perencanaan serta pengawasan sebesar Rp 216.254.813.000,00,” ujarnya.

Berita Sikka lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved