Breaking News:

Gempa Flores

Ancaman Tsunami Bikin Panik, Warga Maumere Meninggal Dunia

Warga Jalan Mada, Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, Kota Maumere, Eustachius Virginius (49) meninggal dunia karena panik hendak mengamankan diri.

Penulis: Egy Moa | Editor: Gordy Donovan
Tribun Flores.Com/Egy Mo'a
Suasana dirumah duka di Jalan Mada, Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, Kota Maumere, Rabu 14 Desember 2021. 

TRIBUN FLORES.COM |MAUMERE - Gempa bumi bermagnitudo 7,4 SR melanda Pulau FLores, Selasa 14 Desember 2021 pukul 11.05 Wita, membawa korban nyawa.

Warga Jalan Mada, Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, Kota Maumere, Eustachius Virginius (49) meninggal dunia karena panik hendak mengamankan diri dari ancaman gelombang tsunami.

Virgi meninggal dunia di RS St.Gabriel Kewapante, 7 Km arah timur Kota Maumere.

Keterangan dihimpun, Rabu pagi pukul 10 di rumah duka Jalan Gajah  Mada menyebutkan, beberapa saat setelah gempa melanda Pulau Flores, warga Kota Maumere panik  akan ancaman tsunami. Mereka  melarikan diri menjauh dari pesisir pantai.

Baca juga: Takut Gempa Susulan, Perempuan dan Anak-Anak Mengungsi di Bukit Lirikelan

Virgi membonceng istrinya Maria Eviliana Kondi, yang telah kembali dari mengajar di SDI Bertingkat Maumere menuju Nelle. Perjalanan menggunakan sepeda motor baru menempuh jarak sekitar 50-an meter dari rumahnya, Virgi mengaku badanya sangat lemah.

"Sepeda motor dihentikan di sisi Jalan Gajah Mada. Badannya sangat lemah tak sadarkann diri," kata kerabat di rumah duka.

Ia mengatakan, Virgi dan istrinya panik menyelamatkan diri, sebab di jalan raya ribuan orang jalan kaki dna berkendaraan menuju arah barat Jalan Gajah Mada mencari tempat yang lebih tinggi.

"Mereka juga panik, sebab di jalan raya manusia penuh. Tidak ada yang bisa tolong dia. Kebetulan ada mobil avanza yang lewat diminta bantuannya membawa ke RSUD dr.TC Maumere," katanya.

Setibanya di sana, petugas rumah sakit dan pasien di RSUD telah berhambur keluar menyelamatkan diri. Petugas menyarankan membawa pasien ke  RS St.Gabriel Kewapante.

"Informasinnya dia sempat muntah, akhirnya meninggal sekitar pukul 17.25 Wita," imbuh kerabat korban.

Baca juga: Perumnas Maumere Mendadak Sepi, Penghuni Cari Tempat Aman

Virgi menjadi korban pertama yang meninggal dunia karena panik ketika menyelamatkan diri. Menurut rencana, siang ini pukul 13.00 Wita dilaksanakan misa pemakaman.

Kepanikan warga menjauhkan diri pantai juga karena trauma dengan gempa bumi dan gelombang tsunami melanda Maumere, 29 tahun lalu tanggal 12 Desember 1992. Saat itu ribuan orang meninggal dunia, 500 orang tak ditemukan dan ribuan bangunan yang rusak parah.

Berita Gempa Flores Lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved