Berita Ende

Pengurus PGRI Ndona Ende Dilantik, Nikolaus Minta Jadilah Guru Milenial Bukan Kolonial

Pelantikan berlangsung di Aula Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Negeri Thomas Morus Ende, Kamis 20 Januari 2022.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/ORIS GOTI.
PELANTIKAN - Foto bersama Pengurus PGRI Ndona, Kabupaten Ende di SMAK Negeri Thomas Morus Ende, Kamis 20 Januari 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Oris Goti

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Ndona, Kabupaten Ende, dilantik.

Pelantikan berlangsung di Aula Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Negeri Thomas Morus Ende, Kamis 20 Januari 2022.

Bupati Ende Djafar Achmad, melalui, Assisten I Setda Ende, Abraham Badu, mengingatkan para guru menjaga profesionalime dan moralitas.

Bupati Djafar juga mendorong para guru agar menghasilkan generasi muda yang tidai hanya cerdas tetapi berkarakter.

Baca juga: Hujan Deras di Ende Muncul Air Terjun di Bukit Ae Gena, Sungai Wolowona Berubah Ganas

Oleh karena itu, lanjutnya, dibutuhkan guru yang memiliki kompetensi, berwawasan luas dan mampu menelaah persoalan dalam dunia pendidikan serta menemukan solusinya.

"Kita butuh guru yang profesional, pendidikan yang berkualitas agar hasilkan generasi yang pintar dan berkarakter," tegasnya.

Yohanes Devita Sun Nduri, Ketua PGRI Cabang Ndona, terlantik, berkomitmen memperkuat PGRI Ndona.

Dia ingin PGRI bisa memberi kontribusi nyata dalam membangun pendidikan di Ende.

Dalam program - program ke depan, lanjutnya, PGRI Ndona akan fokus pada peningkatan kompetensi guru, juga bagaimana guru menghadapi dan menyesuaikan diri di era digital ini.

Sementara itu, Nikolaus Nuka, Kepala Kantor Kemenag Ende, menegaskan ada empat hal penting yang harus dimiliki guru dan murid.

Empat hal penting itu yakni, berpikir kritis, kreativitas, kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi.

Dia juga mendorong agar para guru paham teknologi dan informasi dan lebih dekat serta bersahabat dengan para murid.

"Jadilah guru milenial masa kini dan bukan guru kolonial," pesannya.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved