Aniaya Ibu Kandung

BREAKING NEWS: Pria di Mokel Morit Kota Komba Utara Matim Diduga Rudapaksa dan Aniaya Ibu Kandung

Atas laporan tersebut, kata Camat Nikolaus, ia langsung memerintahkan anggota Sat Pol PP bersama Linmas untuk mengamankan pelaku.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-WARGA WAKUNG
AMANKAN - Terduga pelaku rudapaksa dan aniaya ibu kandung, BJ (36) saat diamankan di Dusun Wakung Desa Mokel Morit Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Senin 24 Januari 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - BJ (36) warga Dusun Wakung, Desa Mokel Morit, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) diduga melakukan rudakpaksa dan aniaya ibu kandungnya, PM (70).

BJ melancarkan aksi bejatnya itu di belakang rumahnya di Dusun Wakung, Desa Mokel Morit, Kecamatan Kota Komba Utara, Senin 24 Januari 2022 pagi sekitar pukul 05.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban PM mengalami penderita yang serius berupa luka di dagu, memar di muka dan patah tulang rusuk akibat perbuatan biadab yang dilakukan oleh pelaku yang merupakan anak kandungnya yang ke-3 itu.

Camat Kota Komba Utara, Nikolaus Tolentino Saka, ketika dihubungi TRIBUNFLORES.COM melalui sambungan telepon, Senin siang, membenarkan informasi itu.

Baca juga: Pemkab Matim Serahkan Bantuan Darurat untuk 33 KK Korban Banjir di Kampung Ujung Borong

 

Camat Nikolaus menjelaskan, dirinya mendapatkan informasi kejadian pemerkosaan dan penganiayaan berat oleh pelaku BJ terhadap ibu kandungnya PM itu dari kepala Desa Mokel Morit.

Atas laporan tersebut, kata Camat Nikolaus, ia langsung memerintahkan anggota Sat Pol PP bersama Linmas untuk mengamankan pelaku.

Saat ini pelaku telah dibawa ke Kantor Camat Kota Komba Utara sambil menunggu kedatangan pihak Kepolisian.

"Kita sementara menunggu polisi. Tunggu keputusan dari polisi apa pelaku apa dibawa ke Polsek Kota Komba atau langsung ke Polres Matim di Borong,"ujarnya.

Dikatakan Camat Nikolaus, pelaku melakukan aksinya memperkosa dan menganiaya korban di belakang rumah mereka.

Baca juga: Warga Kagumi Keindahan Pesona Liang Bala Borong di Manggarai Timur

Selama ini pelaku bersama anak dan istrinya tinggal bersama orang tuanya.

"Saya sempat tanya ulang-ulang di hansip (Linmas) yang kebetulan bertetangga dengan korban dan pelaku, memang pelaku sempat melakukan pemerkosaan dan  menganiaya korban mengejar dan menyeret dan pukul sehingga korban mengalami penderitaan yang berat,"ungkapnya.

Lanjut Camat Nikolaus, berdasarkan informasi yang disampaikan keluarga dan tetangga, pelaku memiliki riwayat menderita penyakit ayan. Namun penyakit itu muncul tidak tiap hari.

"Memang pelaku memiliki riwayat penyakit ayan tapi tidak setiap hari, Kambu penyakit itu juga pada biasanya sore hari. Selama ini pelaku kerja kebun seperti biasa dan saat pelaku melakukan aksinya itu juga dalam keadaan normal,"ungkapnya. (*)

Berita Aniaya Ibu Kandung Lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved