Berita Ende

Akademisi Sebut Sektor Pertanian di Ende Mesti Diberi Perhatian Lebih

Hal tersebut perlu, mengingat, masyarakat Kabupaten Ende, sembilan puluh sembilan persen lebih mata pencariannya adalah petani.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/ORIS GOTI
SOSIALISASI - Stefanus Tani Temu saat membawakan materi di Aula SMP Negeri 2 Nangapanda, Kabupaten Ende, Minggu 23 Januari 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Oris Goti

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Dosen dari Fakultas Peternakan Perikanan dan Kelautan Universitas Nusa Cendana atau Undana Kupang, Stefanus Tani Temu, menegaskan sektor pertanian di Kabupaten Ende, mesti diberi perhatian lebih.

Menurut Stefanus, aspek penting yang perlu diperhatikan dalam sektor pertanian yakni pemberdayaan dan peningkatan ekonomi petani.

Hal tersebut perlu, mengingat, masyarakat Kabupaten Ende, sembilan puluh sembilan persen lebih mata pencariannya adalah petani.

Hal itu disampaikan Stefanus di Aula Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Nangapanda, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, dalam sosialisasi pemanfaatan pupuk organik, Minggu, 23 Januari 2022.

Baca juga: Besok Launching TribunFlores.Com

 

Stefanus menguraikan, Pemerintah Kabupaten Ende, perlu mengalokasikan anggaran yang cukup pada sektor pertanian.

Menurutnya, sudah seharusnya Pemerintah Daerah mengalokasikan anggaran antara sektor kesehatan, pendidikan dan pertanian harus sama.

Dia katakan, alokasi anggaran pada sektor pertanian masih rendah sehingga harapan petani untuk lebih sejahtera belum bisa terwujud.

"Jadi sektor pertanian ini perlu dapat perhatian lebih. Bagaimana sumber daya kaya diberdayakan demikian juga dengn sumber daya manusia," kata Stefanus.

Sementara itu, Camat Nangapanda, Irwan Nuah, yang membuka kegiatan sosialisasi tersebut, mengatakan, kehadiran akademisi dalam upaya pengembangan pertanian di Ende dan khususnya Nangapanda memberikan warna tersendiri.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved