Berita Manggarai Barat

Proyek Geothermal Wae Sano di Labuan Bajo, Pemda Manggarai Barat Kawal 9 Musyawarah Adat

Bupati Manggarai Barat dan perwakilan dari masyarakat adat Nunang, Lempe dan Taal menghasilkan poin-poin kemanfaatan proyek.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUN FLORES.COM/GECIO VIANA
BERI KETERANGAN - Bupati Manggarai Barat Edi Endi memberikan keterangan di ruang kerjanya belum lama ini. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Gecio Viana

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemda Mabar), akan mengawal jalannya kesepakatan bersama PT Geo Dipa Energi dan masyarakat dalam forum Lonto Leok (musyawarah adat), Kamis 3 Februari 2022.

Terdapat sebanyak 9 poin kesepakatan dalam forum Lonto Leok dimana Bupati Mabar, Edistasius Endi, telah melakukan pendekatan dengan masyarakat adat Nunang, Lempe dan Taal untuk bersama-sama mendiskusikan program kemanfaatan projek bagi masyarakat.

Pada 9 Mei 2021, Bupati Manggarai Barat dan perwakilan dari masyarakat adat Nunang, Lempe dan Taal menghasilkan poin-poin kemanfaatan proyek sebagai berikut :

1. Penyediaan lahan pertanian berkelanjutan (pembebasan hutan produksi, pembersihan lahan, pembibitan, rumah) disiapkan/diurus oleh pemerintah dan pengelola pembangunan.

2. Penggantian atap rumah menggunakan seng aluminum untuk warga desa Wae Sano.

3. Proyek tidak akan melakukan relokasi masyarakat secara permanen dan tidak akan memindahkan situs di perkampungan Nunang, Lempe dan Dasak.

4. Ganti untung tanah milik warga yang terdampak pembangunan panas bumi dengan harga wajar.

5. Evakuasi atau relokasi sesewaktu di kebun baru yang telah disediakan bila terjadi kejadian luar biasa.

6. Penyerapan tenaga kerja lokal mulai tahap eksplorasi hingga pasca eksplorasi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved