Penganiayaan Ibu dan Anak di Bajawa

Penganiayaan Ibu dan Anak di Bajawa, Keluarga Korban: Saya Sangat Memohon Kepada Bapak Kapolres

Susanti mengira kejadian itu hanya terjadi pada anaknya GK (43), rupanya insiden itu juga menimpa cucunya.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/THOMAS AQUINO
TKP - Suasana di Tempat Kejadian Perkara insiden penganiayaan ibu dan anak, Lebijaga Kota Bajawa, Kabupaten Ngada, Sabtu 5 Februari 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Thomas Aquino

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Keluarga korban, Anastasia Susanti memberikan komentar terhadap kasus penganiayaan yang menimpa anak dan cucunya.

"Saya sangat memohon kepada bapak kapolres untuk segera menangkap pelaku ini, karena ini tindakan yang jahat sekali", ungkap Anastasia saat ditemui RIBUNNFLORES.COM di RSUD Bajawa, Sabtu 5 Februari 2022.

Anastasia juga tidak menyangka jika kejadian itu harus menimpa cucunya.

Susanti mengira kejadian itu hanya terjadi pada anaknya GK (43), rupanya insiden itu juga menimpa cucunya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kasus Penganiayaan di Bajawa, Ibu dan Anak Alami Luka Serius Terkena Sajam

 

Pantauan TRIBUNFLORES.COM di RSUD Bajawa, siang itu, keluarga sanak saudara serta guru dari GRP (10) masih terus datang untuk memastikan keadaan GRP.

Selain itu menurut keluarga korban, GK (43) anak dari Anastasia Susanti masih dalam penanganan medis di ruang operasi.

Insiden yang menimpa ibu dan anak itu terjadi di Kelurahan Lebijaga, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, NTT.

GRP (10) mengalami luka akibat sabetan benda tajam tepat pada pipi kirinya dan harus dioperasi.

Sedangkan ibunya mengalami luka parah pada kepala dan tangan. (Cr3).

Berita Penganiayaan Ibu dan Anak Lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved