Berita Manggarai Timur

Dinas Dukcapil Manggarai Timur Catat 3 Pasutri Cerai Tahun 2021

"Memang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan angka pencerian tapi dalam jumlah kecil, tidak mencapai 10 ke atas hanya 10 pasangan keluarga kebawa

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-ROBERTUS
Kepala Dinas Dukcapil Manggarai Timur, Robertus Bonefantura 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Manggarai Timur (Matim) melaporkan selama tahun 2021-2022 ada 3 kasus perceraian.

Kepala Dinas Dukcapil Matim, Robertus Bonefantura, ketika dikonfirmasi TRIBUNFLORES.COM, Selasa 15 Februari 2022, menjelaskan, data yang dimiliki Dinas Dukcapil di Kabupaten Manggarai Timur terhadap kasus penceraian dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

Meski ada peningkatan, jelas Robertus, angka pencerian itu dalam jumlah yang kecil.

"Memang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan angka pencerian tapi dalam jumlah kecil, tidak mencapai 10 ke atas hanya 10 pasangan keluarga kebawa,"jelasnya.

Baca juga: Bupati Manggarai Timur Resmikan IKM Rana Tonjong, Andreas Agas: Jangan Gensi, 2023 THL Tidak Ada

 

Robertus juga menjelaskan akumalasi dari tahun-tahun sebelumnya pada Tahun 2019 terdapat 29 pasangan yang bercerai. Kemudian pada tahun 2022 bertambah menjadi 31 pasangan atau mengalami kenaikan 2 pasangan yang melakukan penceraian.

Kemudian masuk di Tahun 2021 ada penambahan kasus penceraian berjumlah dari 31 menjadi 34 atau mengalami penambahan 3 pasangan yang melakukan penceraian. Sedangkan di Tahun 22 masih berjalan belum tercatat kasus pencerian.

Dikatakan Robertus, pada tahun 2021 ada tiga pasangan yang melakukan penceraian, maka pihaknya menerbitkan enam dokumen penceraian. Dimana dokumen yang dikeluarkan itu adalah kartu keluarga yang masing-masing suami maupun istri menjadi kepala keluarga.

Robertus juga mengatakan, memang riilnya kasus pencerian pasangan suami istri di Kabupaten Manggarai Timur di lapangan cukup banyak, namun secara administrasi kependudukan hanya 3 pasangan yang cerai pada tahun 2021 lalu.

Hal ini dimungkinkan karena hanya 3 pasangan ini saja yang melakukan pengajuan permohonan pencerian di Pengadilan, sebab Dukcapil bisa menerbitkan akta pencerian setelah ada putusan pengadilan tentang pencerian itu. (*)

Berita Manggarai Timur Lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved