Berita Kota Kupang

90 % Pasien Gagal Ginjal Kronis di Kupang Terapi HD, Butuh Dukungan Sosial dari Semua Kalangan

Perwakilan tokoh masyarakat sejumlah 2 orang yaitu anggota komisi IV DPRD Provinsi NTT dan anggota komisi 4 DPRD Kota Kupang.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-DWI
POSE- Peneliti dan peserta FGD pose bersama usai kegiatan FGD di Neo Aston Kupang, Sabtu 12 Februari 2022 lalu. 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Mahasiswa S3, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga Surabaya, Maria Magdalena Dwi Wahyuni melakukan penelitian terkait Disertasinya.

Disertasi itu judulnya, Model Self Care berbasis Dukungan Sosial terhadap pasien Gagal Ginjal Kronis (GGK) yang Menjalani Terapi HD untuk Meningkatkan Kualitas Hidup.

Lokus peneltian yaitu di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes-Kupang.

Promotor adalah, Dr. Soenarnatalina Melaniani, Ir., M.Kes dan Ko Promotor : Ferry Efendi S.Kep.Ns., M.Sc., PhD.

Baca juga: BREAKING NEWS : Oknum Guru di Ruteng Manggarai Diduga Pukul Siswa SD

 

Beberapa waktu lalu, Dosen yang akrab disapa Dwi ini sudah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD).

FGD itu melibatkan Petugas Kesehatan dari ruang HD yaitu 2 orang perawat, perwakilan keluarga sejumlah 3 orang, perwakilan tokoh Agama sejumlah 3 orang yaitu dari Muslim, dari Kristen dan dari Katolik ada Romo.

Perwakilan tokoh masyarakat sejumlah 2 orang yaitu anggota komisi IV DPRD Provinsi NTT dan anggota komisi 4 DPRD Kota Kupang.

Perwakilan Psikolog sejumlah 1 orang, perwakilan pasien sejumlah 3 orang dan perwakilan hamba Tuhan/pendoa sejumlah 1 orang.

"Kami sudah melaksanakan FGD di Neo Aston, Sabtu 12 Februari 2022. Semua berjalan aman dan lancar. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat. Mohon maaf bila ada kekurangan,"ujar Dwi kepada TRIBUNFLORES.COM Jumat 18 Februari 2022.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved