Berita Manggarai Timur

Panitia Turnamen Amal Sepak Bola Hurbertus Sok 1 di Manggarai Timur Perketat Prokes

Karena itu, aku Pater Mansentus, pihaknya sangat mengalami keterbatasan selama Turnamen berlangsung.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/ROBERT ROPO
FOTO BERSAMA - Foto bersama Kepala BPBD Kabupaten Manggarai Timur, Pastor paroki dan pastor Rekan Paroki serta panitia, Senin 21 Frebuari 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Panitia Turnamen Amal Sepak Bola Piala Hubertus Sok 1, Paroki Sok, Desa Compang Ndejing, Kecamatan Borong, memperketat Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Hal ini dilakukan panitia usai merespon diskusi bersama dengan Satuan Gugus (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai yang berlangsung di Sekertariat Paroki St Hubertus Sok, Senin 21 Frebuari 2022.

Kepala BPBD Kabupaten Manggarai Timur, Petrus Subin, dalam kesempatan itu, menjelaskan, saat ini Kabupaten Manggarai Timur masuk PPKM Level 2 sebelumnya level 1 dalam penanggulangan Covid-19. Karena itu Bupati Manggarai Timur telah mengeluarkan instruksi terbaru dengan poin sama dengan instruksi dari Pemerintah Pusat dan berlaku mulai dari tanggal 18-28 Frebuari 2022.

Dalam instruksi tersebut, jelas Subin, ada sejumlah poin salah satunya pertandingan olahraga masih diperbolehkan, namun Prokes diperketat dan dalam pertandingan tidak boleh ada penonton. Meskipun demikian, masih diberikan keringanan untuk ada penonton, namun dibatasi.

Baca juga: Pesona Alam Pesisir Utara Pulau Flores NTT yang Menakjubkan, Ini Foto-fotonya

Untuk mencegah membeludaknya penonton dan mengurangi resiko penularan Covid, Kata Subin, Satgas Covid-19 Kabupaten meminta kepada panitia untuk pertandingan hari Minggu ditiadakan.

"Karena didiagnosa bahwa pertandingan hari Minggu ini banyak penonton sehingga harus ditiadakan pertandingan, apalagi hari Minggu hari Tuhan sehingga perlu masyarakat untuk ke gereja untuk berdoa,"tegas Subin.

Subin juga meminta kepada panitia, untuk menempatkan tempat cuci tangan untuk tim dan penonton. Selain itu mengukur suhu tubuh dengan thermo gun dan wajib memakai masker jika hendak menonton dengan menempatkan panitia di 2 pintu masuk ke lapangan pertandingan.

Ia juga meminta panitia untuk membentuk Tim Satgas Covid-19. Pemerintah Desa Compang Ndejing juga wajib membuka posko penanganan Covid-19 di lokasi pertandingan karena ada dalam instruksi yang dikeluarkan Bupati.

Subin berjanji, pihaknya juga akan membantu panitia untuk memberikan masker gratis dan melakukan penyemprotan disinfektan di tenda panitia, bens official dan pemain, tribun penonton dan fasilitas publik lain yang ada di lokasi pertandingan.

Baca juga: Bikin Susu Jagung, Cara Kopdit Pintu Air KCP Yogyakarta Gaet Anggota Baru

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved