Berita Ngada

Hakim PN Bajawa Vonis 2 Terdakwa Kasus Kepemilikan Narkoba di Ngada

Keduanya menjalani sidang putusan secara terpisah atau Splitsing di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Bajawa, 17 Februari 2022 lalu.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/PATRIANUS MEO DJAWA
BERI KETERANGAN - Yoseph Soa Seda, S.H (kanan) saat memberikan terangan pers terkait putusan sidang kepemilikan Narkotika, Rabu, 23 Februari 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Patrianus Meo Djawa

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Pengadilan Negeri Bajawa Kelas II, telah menjatuhkan hukuman penjara terhadap dua orang warga Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, atas kepemilikan dan penggunaan Narkoba, jenis Ganja.

Ketua Pengadilan Negeri Bajawa, melaui Humas Pengadilan Negeri Bajawa, Yoseph Soa Seda, S.H, mengatakan, kedua terdakwa yang divonis tersebut atas nama Yosep Ias Seke Wea alias Ofas dan Marselinus Mero alias Mero.

Keduanya menjalani sidang putusan secara terpisah atau Splitsing di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Bajawa, 17 Februari 2022 lalu.

Sidang putusan terhadap terdakwa Yosep Las Seke alias Ofas dan Marselinus Maro alias Maro dipimpin oleh hakim Ketua, Theodora Usfunan, S.H., M.H serta dibantu Hakim Anggota 1, Teguh Ujang Firdaus Nurani, S.H., M.H dan Hakim Anggota 2, Nyoman Gede Ngurah Bagus Astana, S.H.

Baca juga: Update Terbaru Dugaan Kasus Guru Pukul Siswa SD di Ruteng Manggarai

 

 

Dalam surat dakwaan terhadap Yosep Las Seke alias Ofas bernomor 71/Pid (PDM-01/NGADA/ENZ.1/11/2021) dan dakwaan terhadap Marselinus Maro alias Maro bernomor 72/Pid (PDM 02/NGADA/ENZ.1/11/2021), keduanya terbukti melakukan tindak pidana penggunaan Narkotika kelas satu jenis ganja bagi sendiri sebagaimana tertuang dalam pasal 127 ayat 1 huruf a UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Melalui surat putusan nomor 71/Pid.Sus/2021/PN Bajawa, Ofas divonis 1 tahun penjara. Hukuman terhadap Ofas lebih berat dari tuntutan penuntut umum yang mengancamnya dengan ancaman 6 bulan penjara.

Sementara, surat putusan nomor 72/Pid.Sus/2021/PN Bajawa, Marselinus Maro divonis 1,6 tahun penjara. Putusan Hukum terhadap Maro sesuai dengan tuntutan penuntut umum.

Keduanya saat ini telah dipenjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas III C, Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Kakak dan Adik di Matim, Penderita ODGJ dan Stroke Tinggal di Gubuk Reot Tanpa Listrik dan MCK

Divonis 1 tahun penjara sementara Mero divonis 1,6 tahun penjara.

Kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar.

Sidang putusan terhadap kedua terdakwa ini dipimpin oleh Hakim Ketua, Theodora Usfunan, S.H., M.H dan didampingi oleh digelar diruang sidang utama Pengadilan Negeri Bajawa Kelas II, 22 Februari 2022.(cr3)

Berita Ngada Lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved