Berita Manggarai Timur

BREAKING NEWS : IRT di Manggarai Timur Habisi Nyawanya Sendiri, Polisi Ungkap Kronologinya

Mendengar Farianus meminta tolong, saksi Alfatoria T Katu langsung masuk ke dalam rumah.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-POLSEK KOTA KOMBA
KORBAN -Jenazah korban AR usai menggorok lehernya. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial AR (43) di Kampung Sere Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, tega mengakhiri hidup dengan mengorokan lehernya, Kamis 3 Maret 2022.

Kapolres Manggarai Timur, AKBP I Ketut Widiarta, SH.,SIK.,M.Si, melalui Kapolsek Kota Komba, IPDA I Komang Suita, S.IP, ketika dikonfirmasi TRIBUNFLORES.COM, Jumat 4 Maret 2022, menjelaskan, kejadian bermula pada Kamis 3 Maret 2022 sekitar pukul 06.00 Wita, korban bangun dari tidur di rumah lalu bergegas pergi ke rumah Pit Reok.

Kemudian korban tidur di bale-bale samping Maria Erni Johan. Saat itu Maria bangun dari tidur dan diikuti oleh korban. Keduanya duduk bersama di dapur milik Pit Reok sambil beraktifitas menapis beras, namun korban tidak berbicara sama sekali dan kemudian pergi meninggalkan Maria.

Baca juga: Tak Ada Pos Anggaran Sengketa Pilkades, DPR Flotim Diminta Telusuri Sumber Pembiayaan

 

Sekitar pukul 08.32 WITA, saksi Farianus Ruek, masuk ke dalam kamar milik Valentinus Rabu dengan tujuan mengambil HP miliknya. Kemudian ia melihat korban duduk di atas tempat tidur dan menggorok lehernya sendiri, kemudian saksi langsung berlari keluar dari dalam kamar dan meminta tolong kepada keluarga yang sementara duduk di kemah halaman depan rumah.

Mendengar Farianus meminta tolong, saksi Alfatoria T Katu langsung masuk ke dalam rumah.

Setelah sampai di depan pintu kamar ia langsung membuka kain gorden dan melihat korban sementara duduk di atas tempat tidur.

Saksi Alfatoria melihat luka pada leher dan saksi berteriak meminta tolong.

Karena mendengar teriakan minta tolong, saksi lainya Yofintus Moa, bangun dari tidur dan langsung menuju ke kamar dan melihat leher korban terluka di leher korban, namun nyawa korban sudah tidak bisa tertolong alias meninggal dunia.

Mendapat informasi tersebut, anggota Polres Manggarai Timur bersama Tim Dokter Puskesmas Borong tiba lokasi kejadian dan melakukan Oleh TKP.

Dikatakan Kapolsek Komang, pihak keluarga Mateus Juma, suami dari korban menerima kematian korban adalah musibah.

"Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah,"ungkapnya.(*)

Berita Manggarai Timur Lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved