Berita Nagekeo
Akses Jalan ke Kampung Bajo di Nagekeo Putus, Warga Minta Pemda Segera Atasi
Hujan lebat berlangsung selama 7-8 jam pada tanggal 3 Februari 2022 memutus ruas jalan menuju Kampung Bajo di Desa Ladolima Utara, Nagekeo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/JALAN-PUTUS-KE-KAMPUNG-BAJO.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi
TRIBUNFLORES.COM, MBAY-Akses jalan menuju ke Kampung Bajo, Desa Ladolima Utara, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo putus total karena bencana tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.
Longsor tersebut terjadi pada tanggal 3 Februari yang disebabkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah itu selama 7-8 jam.
Akibatnya, akses jalan menuju kampung tersebut putus sehingga roda perekonomian masyarakat setempat terhenti.
Salah seorang aparat Desa Ladolima Utara, Ambrosius Jawa kepada media ini mengatakan bahwa, longsor yang memutus satu-satunya akses jalan rabat beton bagi masyarakat di kampung Bajo tersebut disebabkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah itu selama 7 sampai dengan 8 jam pada tanggal 3 Februari 2022 lalu.
Baca juga: Kades di Nagekeo Diduga Intervensi Pemilihan Ketua BPD, hingga Ancam Bakar Rumah Warga
"Sekarang dari jalan utama Desa Ladolima Utara ke Kampung Bajo tidak bisa diakses karena longsor. Hanya motor yang bisa lewat," ungkapnya.
Pria yang biasa disapa Anjas ini mengungkapkan, sejak terjadinya longsor, belum ada penanganan dari pemerintah daerah.
Padahal, pihaknya sudah memberitahukan kepada pemda Kabupaten Nagekeo dan juga DPRD setempat supaya segera tangani longsor tersebut sehingga akses jalan ke kampung Bajo dapat berjalan normal kembali.
"Kita berharap kepada pemerintah daerah supaya perhatikan kondisi jalan ini, karena ini satu-satunya akses jalan di kampung ini," pungkasnya.