Kasus Asusila di Nagekeo

10 Pemuda di Nagekeo Lakukan Tindakan Asusila Terhadap Anak Dibawa Umur, Ini Kata Polisi

"Benar kami sudah terima laporan dari korban yang didampingi oleh keluarganya," kata Iptu Rifai kepada media ini di ruang kerjannya.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/THOMAS MBENU NULANGI
Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Rifai 

Mawar yang masih duduk di bangku SMP di salah satu sekolah di kecamatan Nangaroro itu diduga digilir oleh 10 orang pemuda yang berinisial MDB, SFG, HJRW, PNA, TB, AM, KMD, ATM, HM dan SMW.

Kini terduga pelaku 9 orangnya sudah dibekuk dan masih satu orang yang masih dalam proses pengerjaan polisi.

Berdasarkan informasi, kasus tersebut terjadi pada akhir tahun lalu tepatnya pada Desember 2021 di salah satu kos-kosan di  Kecamatan Nangaroro.

Setelah melakukan aksi bejat di kos-kosan tersebut, aksi dari para pelaku kembali dilancarkan di salah satu rumah di desa yang sama pada 14 Februari 2022 yang lalu dengan modus pacaran di hari valentine.

Baca juga: Cerita Perempuan Kakak Beradik Jadi Pimpinan Perangkat Daerah di Ngada

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Nagekeo pada tanggal 7 Maret 2022 kemarin oleh korban yang didampingi anggota keluarganya.

Atas pengaduan deri korban tersebut, pihak Kepolisian Resort Nagekeo dibantu Satreskrim Polres setempat langsung mengamankan para pelaku.

Mereka yang sudah diamankan diantarannya MDB, SFG, HJRW, PNA, TB, AM, KMD, ATM, HM.

Sedangkan satu terduga pelaku lainnya, SMW masih dalam pengejaran.

Terduga pelaku rata-rata adalah mahasiswa dan sudah tamat SMA. (Tom).

Berita Nagekeo Lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved