Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini, Kasihilah Musuhmu dan Berdoalah Bagi Mereka yang Menganiaya Kamu  

Hari ini Yesus berkata: “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-PATER FREDY
Pater Fredy Jehadin,SVD dari Novisiat SVD, Kuwu, Manggarai, Ruteng, Flores NTT. 

Oleh: Pater Fredy Jehadin,SVD

TRIBUNFLORES.COM - Berikut ini adalah renungan Katolik hari ini, Sabtu 12 Maret 2022.

Bacaan Pertama:Ulangan 26: 16 - 19. Injil Matius 5: 43 - 48.

Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Persembahan Kita Harus Keluar dari Iman dan Cinta Kita Kepada Tuhan

Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian? Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

Demikianlah Sabda Tuhan

U: Terpujilah Kristus

SIRAMAN ROHANI


Tema:   Kasihilah Musuhmu Dan Berdoalah Bagi Mereka Yang Menganiaya Kamu!                    

Matius 5: 43-48

Saudara-saudari

Hari ini Yesus berkata: “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”

Hukum ini datang dari Yesus Kristus sendiri dan diteruskan oleh para Rasul dan Murid Kristus dari generasi-generasi.

Puji Tuhan hukum ini kebanyakan pengikut Kristus menghayati dan mengamalkannya dalam hidup harian mereka.

Begitu banyak pengikut Kristus berani mati karena iman akan Kristus. Pemimpin mereka, Yesus Kristus, sudah mengajar dan menghayatinya secara pribadi.

Inspirasi dan contoh hidupNya sudah mempengaruhi hiudp para pengikutiNya. Dia mengasihi musuh-musuh-Nya dan mengampuni mereka yang membunuhnya dari atas kayu salib.

Katanya: “Bapa ampunilah mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan.”  Salah satu contoh hidup yang kita tahu adalah St. Yohanes Paulus Kedua.

St. Yohanes Paulus kedua, sewaktu menjalankan tugasnya sebagai Paus ditembak oleh seorang pemuda bersama Ali Aqca 1 Mei 1981.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Jalankanlah Ajaran Tuhan dengan Sepenuh Hati      

Sesudah sembuh dari sakitnya, Ia ke penjarah mengunjungi pemuda yang menembak dia. Ia mengampuni penjahat itu.

Paus Yohanes Paulus kedua sungguh mengikuti apa yang diajarkan oleh Yesus Kristus hari ini: “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”

Mengapa kita harus mengasihi musuh dan mendoakan orang yang menganiaya kita?  Tujuan utamanya adalah agar orang yang bersalah itu terinspirasi dan pelan-pelan menyadari kesalahannya dan bertobat. 

Itulah yang dialami oleh Ali Aqca penembak Paus Yohanes Paulus kedua sesudah mendapat pengampunan dari Paus, dia bertobat.

Karena itu kita, pengikut Kristus sudah seharusnya mengikuti ajaran Kristus untuk mengasihi musuh dan mendoakan penganiaya atau orang yang selalu menyakiti kita..

Saudara-saudari

Siapa yang selalu bersama Tuhan, dan sungguh menghayati apa yang diajarkan Kristus, baginya segalanya mungkin terjadi.

St. Yohanes Paulus kedua dan banyak para kudus serta banyak orang saleh yang masih hidup di dunia ini, sanggup menahan penderitaan dan bersedia memaafkan orang yang menganiaya mereka karena Tuhan selalu memberkati dan memberi mereka kekuatan.

Mereka sungguh sadar bahwa mereka tidak sendirian; mereka percaya, bahwa kekuatan Allah sungguh hidup dalam diri mereka. Mereka seungguhnya adalah saksi Kristus yang sungguh hidup di jaman mereka. Mereka adalah Kristus yang hidup di antara kita.

Pertanyaan untuk kita: Apakah kita sungguh menghayati dan mengamalkan ajaran Kristus hari ini, yaitu mengasihi musuh dan mendoakan orang yang selalu meyakiti hati kita?

Di tempat kerja kita, kalau kita satu-satunya pengikut kristus, apakah kita selalu tunjukkan keaslian hidup kita, bahwa kita adalah pengikut Kristus yang setia?

Di saat kita ditawarkan uang atau kedudukan dan meminta kita pindah ke agama lain, apakah kita tetap berpegang teguh pada keyakinan kita dan menolak semua tawaran yang hanya membuat jiwa kita merasa tersiksa?

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Tanda dan Kemuliaan Tuhan Tampak kepada Mereka yang Suci Hatinya    

Saudara-saudari

Di saat kita menderita karena Kristus, di saat itulah kita merasakan salib Kristus.

Percayalah bahwa di balik salib itu, selalu ada kebahagiaan yang tidak bisa dibandingkan dengan penderitaan kita.

Bersama Bunda Maria, kita berdoa semoga kekuatan Tuhan yang ada dalam diri kita selalu menyanggupkan kita untuk menjalankan perintah-Nya yaitu mengasihi musuh dan mendoakan orang yang menganiaya kita. Amin.

Renungan Katolik lainnya

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved