Berita Rote Ndao
Kapal Nelayan Rote Tenggelam di Perbatasan Indonesia-Australia, 9 Nelayan Hilang dan Tiga Selamat
Kapal nelayan asal Kabupaten Rote Ndao dilaporkan tenggelam di perbatasan Indonesia-Ausralia,Jumat 18 Maret 2022, menewaskan sembilan orang.
Penulis: Egy Moa | Editor: Egy Moa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/TKP-KECELAKAN-LAUT.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, ROTE NDAO-Sembilan orang nelayan asal Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT diaporkan tenggelam, Jumat 18 Maret 2022 di perbatasan Indonesia-Australia pada koordinat 12-26.60 S 121-25.30 E Pulau Pasir, Karang Asmore.
Kapal nelayan bernama Kuda Laut membawa 12 anak buah kapal, hanya tiga orang dikabarkan selamat dalam musibah ini.
Baca juga: Catatan BMKG 2009-2021, Semua Pantai di NTT Masuk Zona Merah
Keterangan diperoleh TribunFlores.com, Senin siang 21 Maret 2022 dari R menyatakan tiga orang nelayan yang selamat yakni Melki Giri, Habel Kanuk dan Riki Balu, ketinya warga Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut. Mereka diselamatkan oleh Australia Maritim Safty Otoriti dan dievakuasi ke Pulau Broom Australia Barat untuk di laksanakan pemeriksaan kesehatan.
Kapal PSU SIXTH Australia akan memindahkan korban selamat ke kapal Australian Border Force (ABF) di perbatasan Indonesia – Australia.
Informasi lain menyebutkan pada Minggu 20 Maret 2022 pukul 17.00 WIB, Basarnas Pusat berkoordinasi dengan JRCC Australia untuk menanyakan rencana evakuasi korban dengan hasil korban selamat rencana dibawa ke rumah sakit di Australia.
Pihak Australia Maritim Safty Otoriti telah berkordinasi dengan Basarnas Pusat terkait kecelakaan laut tersebut untuk melakukan pencarian dan penyelamatan korban yang belum ditemukan. Direncanakan proses pencarian korban hilang dilaksanakan, Senin 21 Maret 2022 oleh pihak Australia Maritim Safty Otoriti.