Kasus Penganiayaan di Manggarai

Tersangka Penganiayaan Berat di Manggarai Terancam 5 Tahun Penjara

Diketahui PE merupakan keluarga dekat korban, kejadian pembacokan ini ketiak Korban Simon Sanggut hendak membongkar daput milik pelaku.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/CHARLES ABAR
AMANKAN - Polisi mengamankan terduga pelaku PE (tengah) dugaan kasus pembunuhan di Beo Kina Desa Golo Langkok,Kecamatan Rahong Utara,Kabupaten Manggarai, Kamis 10 Maret 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM,RUTENG- Pelaku penganiayaan berat PE (32) terhadap Simon Wanggut (60) warga asal Beokina, Desa Golo Langkok, Kecamatan Rahong Utara,Kabupaten Manggarai Kamis 10 Maret 2022 lalu terancama hukuman 5 tahun penjara.

Kapolres Manggarai AKBP Yoce Marten, S.H, S.I.K, M.I.K, melalui Paur Humas Polres pelaku PE (32),sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan disangkakan pasar 351 ayat 1 dan 2 UKUH dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

"Perkembangan kasus penganiayaan di Rahong Utara.Pelaku penganiayaan telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. Pelaku disangkakan Pasal 351 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,"ungkap Ipda Made kepada TRIBUNFLORES Senin 21 Maret 2022.

Baca juga: Kali Lowokowi Tak Berjembatan, Warga: Musim Hujan Kami Kewalahan

 

Diketahui PE merupakan keluarga dekat korban, kejadian pembacokan ini ketika Korban Simon Sanggut hendak membongkar daput milik pelaku pada Kamis 10 Maret Lalu.

"Awal mulanya korban berniat membongkar dapur milik pelaku, yang kemudian pelaku mencegat dengan mengatakan jangan berbuat seperti itu, karena ini bukan tanahmu, karena tanah ini sudah dibagi oleh Orang Tua dulu. ( bahasa manggarai " Asi nenggitu Pande e, Ai toe Tanah dehau hoo" ai Tanah ata poli bagi lata tua hoo ga"," ungkap I Made.

"Kemudian korban menjawab, kau tidak ada hak atas tanah ini, kemudian tersangka dengan tanpa pikir panjang langsung membacok korban tepat di bagian kiri pundak korban, yang mengakibatkan korban di larikan ke Puskesmas Wangko dan kemudian dirujuk ke RSU Ben Mboi Ruteng,"ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Aipda Ridwan Nelson Lubalu, Bhabinkamtibmas Kecamatan Rahong Utara, Reskrim Manggarai bersama Bripka Anselmis K.Nongko mendatangi TKP untuk mengamankan pelaku dan barang bukti berupa Sebilah Parang Panjang.

Baca juga: Kapal Nelayan Rote Tenggelam di Perbatasan Indonesia-Australia, 9 Nelayan Hilang dan Tiga Selamat

Disamping itu Bhabinkamtibmas juga menghimbau kepada warga dan keluarga dari kedua belah pihak untuk tetap menjaga situasi, agar tidak terjadi permasalahan lebih lanjut, mengingat kedua belah pihak merupakan keluarga dekat.

Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Manggarai untuk diproses hukum lebih lanjut.(Cr2).

Berita Manggarai Lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved