Berita Nagekeo
Angkringan Uma Lape di Nagekeo Tawarkan Panorama Sawah
Berada di jantung kota Mbay, Angkringan Uma Lape seolah terpisah dengan suasana kota yang bising dan penat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Angkringan-Uma-Lape-di-Mbay.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Patrianus Meo Djawa
TRIBUNNEWS.COM, MBAY - Angkringan Uma Lape, berada di Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo.
Angkringan Uma Lape menawarkan pesona alam persawahan khas pedesaan.
Berada di jantung kota Mbay, Angkringan Uma Lape seolah terpisah dengan suasana kota yang bising dan penat.
Baca juga: BREAKING NEWS : Seorang Pria di Sikka Ditemukan Tewas, Ini Kata Keluarga
Angkirngan Uma Lape berada tepat di gerbang kota Mbay, disisi ruas jalan trans Danga - Aegela.
Berada ditengah - tengah area persawahan Penginanga, Angkringan Uma Lape menawarkan pemandangan alamiah hijaunya persawahan.
Lopo-lopo berjejer rapi di pinggiran sawah Penginanga, disisi kiri dan kanan jalan inspeksi Pertanian.
Tanpa dipungut biaya, pengunjung bebas menempati pondok- pondok itu untuk menikamti pemandangan persawahan nan hijau.
Angkringan Uma Lape menjadi tempat nongkrong ideal bagi mereka yang mendambakan suasana tenang dengan tema alam.
Pengunjung juga bisa secara langsung menyaksikan aktifitas petani dari pondok dan lopo sambil menikmati aneka makanan, minuman dan cemilan yang telah disediakan pengelola dengan harga yang sangat terjangkau.
Baca juga: Tukang Segel Gedung Puskesmas Lewolema di Flores Timur
Hingga saat ini, Robert Milton (36) pengelola Angkringan Uma Lape bahkan belum mematok tarif masuk dan tarif parkir kepada semua pengunjung.
Bersama Zyta, kekasihnya, Robert hanya menyiapkan dan menjual segala kebutuhan pengunjung seperti makan, minum dan cemilan dengan harga terjangkau.
Lopo utama uma Lape berbentuk bundar, dengan atap ilalang yang menjulang. Terdapat satu pentri untuk menyediakan semua kebutuhan pengunjung.
Pada Lopo utama juga tersedia tempat duduk dan meja bundar untuk pengujung.(cr3)