Berita Manggarai Timur

Atasi Kelangkaan Minyak Goreng di Matim,Disparindag Ajak Masyarakat Produksi Minyak Kepala

Mengatasi kelangkaan minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Manggarai Timur,pemerintah mengajak masyarakat memproduksi minyak kelapa.

Editor: Egy Moa
TRIBUNFLORES.COM/ROBERT ROPO
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Manggarai Timur, Fransiskus Petrus Sinta. 

 Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG-Atasi kelangkaan dan harga minyak goreng mahal, baik masyarakat dan pelaku UKM di Kabupaten Manggarai Timur diajak untuk memanfaatkan dengan memproduksi minyak kepala sebagai minyak goreng lokal.

Ajakan ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Manggarai Timur, Fransiskus Petrus Sinta, kepada TRIBUNFLORES.COM, Senin 28 Maret 2022.

Fransiskus mengatakan, terkait dengan kelangkaan dan harga minyak goreng sangat tinggi, untuk sementara Pemkab Manggarai Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah terus melakukan pengecekan terkait stok minyak goreng di seluruh wilayah Manggarai Timur khususnya di Kota Borong.

"Untuk sementara boleh dikatakan sangat langkah, bahakan ada beberapa toko yang memiliki stok minyak goreng sekarang sudah tidak mempunyai stok lagi. Hal ini karena distributor yang mengirim minyak goreng itu sudah berhenti biasanya dulu dari PT Wings tapi sekarang sudah tidak lagi mungkin stok sudah habis,"ungkapnya.

Baca juga: Pemkab Manggarai Timur Targetkan Stunting 7 Persen di Tahun 2024  

Fransiskus mengatakan, baik masyarakat maupun pedagang di Manggarai Timur merupakan penerima terakhir minyak goreng. Minyak goreng ini semuanya berproduksi di pulau Jawa dan pulau lainya. 

"Sehingga tiap hari kita melihat berita di media, kelangkaan minyak goreng ini bukan hanya terjadi di tingkat lokal saja tetapi ini secara nasional,"ungkapnya.

Karena itu, kata Fransiskus, pihaknya masih menunggu dan terus berkoordinasi seperti apa instruksi dari Kementerian Perdagangan berkaitan dengan minyak goreng yang sedang langka.

Untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng ini, kata Fransiskus, pihaknya juga sudah mengajak dan mendorong, baik masyarakat maupun pelaku UKM untuk kembali memproduksi lagi minyak goreng lokal atau dikenal dengan minyak kelapa.

Baca juga: Pemilik Toko di Borong Mengaku Tidak Ada Persediaan Minyak Goreng

"Ini untuk mengantisipasi kelangkaan minyak goreng yang diproduksi di pulau Jawa. Selain itu juga produksi minyak kelapa ini juga untuk menambah ekonomi baik masyarakat maupun pelaku UKM itu sendiri,"ungkapnya.  
 
 
Berita Manggarai Timur lainnya
 

 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved