Berita Manggarai

3 Desa di Cibal Manggarai Belum Teraliri Listrik

"Saya dapat laporan untuk Riung dan Tado Satarmese tahun ini akan berlangsung pemasangan," ungkap Bupati Hery.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/ CHARLES ABAR
RAPAT - Anggota DPRD Asal Cibal Ferdi Naur saat menyampaikan hal-hal aktual di sidang dewan pada Rabu 30 Maret 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Pemerintah Kabupaten Manggarai dengan DPRD Kabupaten Manggarai menggelar rapat Laporan Keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah (LPPD) untuk tahun 2021 di gedung DPRD Kabupaten Manggarai, Rabu 30 Maret 2022.

Agenda LKPJ di buka oleh wakil ketua DPRD kabupaten Manggari Simprosi Gandut , lalu dilanjutkan dengan laporan yang sampaikan oleh Bupati Manggarai Heribertus G.L.Nabit.

Selama penyampaian hal-hal aktual Wakil DPRD asal Cibal Ferdi Naur dalam penyampaiannya meminta Bupati Manggarai untuk koordinasi dengan PLN Ruteng terkait dengan tiga desa di wilayah Cibal yang hingga saat ini belum teraliri listrik.

Baca juga: Rekapitulasi Triwulan 1 2022 di Flores Timur, DPB Tembus 168.958

 

"Kami menginformasi kepada pemerintah kabupaten Manggarai terkait listrik, memang ini bukan kewenangan daerah namun perlu ada koordinasi pemerintah kabupaten Manggarai dengan pihak PLN agar melakukan koordinasi terkait tiga desa di kecamatan Cibal yang belum dialiri listrik," ungkap Ferdi.

Adapun tiga desa yang sebutkan yaitu Desa Ladur, Desa Riung dan Desa Langkas, Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai.

Menanggapi informasi yang di disampaikan Ferdi Naur bupati Manggarai Heribertus GL.Nabit menyampaikan pemerintah sedang mencari skema kerjasama dengan pihak PLN Ruteng agar Desa hingga Dusun di Kabupaten Manggarai bisa mendapatkan aliran listrik.

"Saya dapat laporan untuk Riung dan Tado Satarmese tahun ini akan berlangsung pemasangan," ungkap Bupati Hery.

Lebih lanjut Bupati Hery menyampaikan data di PLN Ruteng kebutuhan listrik di kabupaten Manggarai tinggal dua Desa yang belum teraliri listrik padahal Masi banyak dusun yang belum teraliri listri.

Baca juga: Berkat Es Kerupuk Anak Jadi Polisi

"Kami sudah sampaikan kepada pihak PLN, bahwa bukan cuma dua desa yang belum teraliri listrik di kabupaten Manggarai,tapi cara hitungnya per dusun atau kampung. Kalau cuma dua desa berarti habis itu sudah selesai dua desa berarti sudah 100 % padahal masih banyak dusun yang belum belum ada listrik," ujar Bupati Hery.

Sementara yang sedang di jajaki oleh pemkab Manggarai dengan PLN yaitu adalah soal shering biaya dalam pengertian APBD yang menyediakan tiang sementara pihak PLN yang menyediakan sisanya.

"Yang sedang kami jajaki dengan PLN adalah untuk melakukan shering biaya, misalnya APBD yang menyediakan tiang pihak PLN sisanya seperti kabel dan lain-lain," katanya.

Menurut bupati Hery hanya itu salah satu cara untuk mempercepat penyediaan Listrik di kampung yang belum teraliri listrik.

Hal itu yang akan di siapkan oleh Pemkab Manggarai kedepan sebab diyakini listrik merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat. (Cr2).

Berita Manggarai lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved