Berita Manggarai Barat

Penyelundup Minyak Tanah ke Sape Kabur, Lanal Labuan Bajo Amankan Barang Bukti

Selanjutnya, kasus tersebut akan diserahterimakan kepada Polres Mabar untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUN-FLORES.COM/GECIO VIANA
BARANG BUKTI - Sejumlah barang bukti minyak tanah yang akan diselundupkan ke Sape saat diamankan di Pelabuhan Pelni Labuan Bajo, Kabupaten Mabar, Kamis 31 Maret 2022. 

Laporan Reporter TRIBUN-FLORES.COM, Gecio Viana

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Pelaku dugaan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah dari Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat ke Sape, Provinsi NTB, kabur sesaat sebelum dibekuk Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Labuan Bajo, Kamis 31 Maret 2022.

Pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang melarikan diri dengan cara melompat ke laut dan berenang ke pesisir, lalu kabur menuju area hutan di Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat.

Namun demikian, terdapat sejumlah barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian di perairan Gua Rangko Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat.

Baca juga: Warga di Sikka Senang, KPP Pratama Maumere Layani Penyampaian SPT Tahun 2021 dengan Ramah

 

 

Sejumlah barang bukti yang diamankan yakni 5.5 ton minyak tanah yang diisi dalam 279 jeriken berukuran 20 liter dan 1 unit kapal kayu yang tidak memiliki dokumen.

Hal tersebut disampaikan Komandan Lanal (Danlanal) Labuan Bajo Letkol Laut (P) Roni, ST, M.Tr. (Hanla) saat memberikan keterangan di Pelabuhan Pelni Labuan Bajo.

"Ada kegiatan bongkar muat oleh sebuah perahu kayu yang panjangnya 12 meter, warna putih. Pada saat (tim) mendekat, kami ada kendala karena posisi air laut surut, namun secara visual menggunakan teropong terlihat aktivitas bongkar muat jeriken tadi. Dan saat air laut pasang, kami lakukan pendekatan, dan ternyata pada saat kami mendekat dengan mempertimbangkan bahaya navigasi menghindari kecelakaan seperti karam, karena mereka monitor, mereka (penyelundup) nyemplung ke laut, mereka kabur semua," katanya.

Baca juga: Update Kasus Konten Pornografi, Polisi akan Periksa Lawan Main Dea Onlyfans

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi yang didapat, di mana sekitar 5 warga melakukan penimbunan minyak tanah untuk dijual lagi ke wilayah Sape.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved