Berita Nagekeo
Bupati Nagekeo Dorong Kaum Muda Beternak Unggas
Bupati Nagekeo,Johanes Don Bosco Do mengajak kaum muda menekuni peternakan unggas,ayam dan bebek yang menghasilkan protein hewani bergizi tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/ANGGOTA-BRIGADE-ACADEMI-NAGEKEO.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi
TRIBUNFLORES.COM, MBAY-Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do mengajak kaum muda di daerahnya menekuni peternakan unggas seperti ayam dan bebek yang dapat menghasilkan protein hewani yang sangat murah.
"Saya mengajak anak-anak muda supaya beternak unggas. Supaya mereka bisa makan telur. Kita tidak perlu beli telur di kios," ajak Don Bosco dalam penutupan pelatihan kepada para peserta di Kebun Bridge Academi Nagekeo, Kamis 31 Maret 2022.
Don Bosco mengatakan, sumber protein yang paling murah berasal dari telur ayam. Untuk itu anak-anak muda di desa-desa harus beternak unggas sehingga dapat memenuhi asupan protein dengan baik.
"Dengan protein yang murah, maka ibu-ibu dapat penuhi protein. Kalau mereka makan telur, maka anak mereka tidak stunting," ujarnya.
Baca juga: Kredit Merdeka Bank NTT Fasilitasi Petani Muda Alumni Bridge Academi Nagekeo
Dikatakanya, telur ayam yang dijual di kios dan di pasar-pasar di Kabupaten Nagekeo berasal dari luar daerah. Untuk itu, para pemuda harus beternak unggas sehingga tidak membeli telur untuk memenuhi asupan protein di kios-kios atau pasar di Nagekeo.
"Sekarang pekerjaan anak-anak muda, harus mengambil kembali proses produksi yang dulu diambil oleh kapitalis dan kembali kepada tangan masyarakat kebanyakan," ungkapnya.
Selain mengajak kaum milenial beternak unggas, Don Bosco mengajak anak-anak muda supaya dapat mencintai pertanian karena pertanian merupakan salah satu sektor yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan. Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang tidak resisten terhadap berbagai gejolak khususnya gejolak ekonomi.
"Selama orang masih membutuhkan pangan, maka sektor pertanian menjanjikan untuk dikembangkan. Jadi jangan takut bertani," ajaknya.