Berita Maumere

Kenang Satu Tahun Korban Badai Seroja di Adonara, Keluarga Menangis saat Nyalakan 1000 Lilin

Yang ada hanya duka dan air mata karena kehilangan orang-orang tercinta dan tempat tinggal.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-TUTI KOREBIMA
BAKAR LILIN - Warga desa Waiburak dan Komunitas O'i Adonara saat menggelar malam renungan dan aksi 1000 lilin mengenang satu tahun badai seroja di bantaran sungai yang menjadi lokasi bencana, Senin 4 April 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Amar Ola Keda

TRIBUNFLORES.COM,ADONARA - Setahun sudah bencana banjir dan longsor memporakporandakan beberapa wilayah di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satu wilayah terdampak parah adalah Pulau Adonara.

Di pulau Adonara, tiga desa terdampak parah saat badai di malam Paskah itu yakni, Desa Nelelamadike, kecamatan Ile Boleng, Desa Waiburak kecamatan Adonara Timur dan Desa Oyang Barang, kecamatan Wotan Ulu Mado. Tiga desa ini luluh lantak.

Baca juga: Mulai 30 April 2022 TV Analog Diberhentikan, Ini Daftar Wilayahnya

 

Yang ada hanya duka dan air mata karena kehilangan orang-orang tercinta dan tempat tinggal.

Malam itu, tanah dan bebatuan besar yang datang dari ketinggian puncak gunung Ile Boleng menerjang pemukiman warga desa Nelelamadike.

Puluhan nyawa pun melayang diterjang bebatuan dari gunung.

Disaat bersamaan, air bah dari bukit Adonara Barat turun menyapu wilayah Waiburak dan Desa Oyang Barang.

Rumah dan penghuninya hanyut disapu banjir hingga ke lautan. Korban jiwa dari dua desa ini menambah daftar korban meninggal dunia menjadi 72 orang.

Baca juga: Ketika Pemuda Islam Waiburak Adonara Hadang Mobil Biarawati Katolik untuk Bagi Takjil

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved