Jumat, 10 April 2026

Pembangunan Waduk Lambo

FPPWL Tidak akan Halangi Pembangunan Waduk Lambo

Forum Penolakan Pembangunan Waduk Lambo (FPPWL) mendukung pembangunan proyek strategis nasional Waduk Lambo di Kabupaten Nagekeo.

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto FPPWL Tidak akan Halangi Pembangunan Waduk Lambo
DOK.POLRES NAGEKEO
Kapolres Nagekeo, AKBP. Yudha Pranata memberikan hormat kepada Ketua FPPWL usai konferensi pers di Mapolres Nagekeo, Selasa 5 April 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi

TRIBUNFLORES.COM, MBAY--Forum Penolakan Pembangunan Waduk Lambo (FPPWL) akhirnya menyatakan dukungan terhadap pembangunan proyek strategis nasional (PSN) Waduk Lambo di titik nol Lowo Se, di Desa Rendubutowe, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo. 

Hal itu disampaikan oleh Ketua FPPWL, Bernadinus Gaso dalam konferensi pers bersama sejumlah awak media di Aula Bhayangkari Polres Nagekeo, Selasa 5 April 2022 siang.

Bernadinus mengatakan sebelumnya FPPWL menginginkan lokasi pembangunan Waduk Lambo di dua lokasi yakni di Malawaka dan Lowo Pebhu. Namun, pihaknya akhirnya mendukung langkah pemerintah membangun Waduk Mbay/Lambo di Lowo Se. Untuk itu, kedepan pihaknya tidak akan menghalang-halangi lagi seluruh aktifitas di atas lokasi pembangunan waduk.

Untuk itu, pihaknya juga akan bersinergi dengan pemerintah untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Baca juga: Polres Nagekeo Gelar Upacara di Titik Nol Waduk Lambo

"Kedepan, kami bersama pemerintah, menyukseskan pembangunan Waduk, serta tidak menghalang halangi lagi semua aktifitas di lokasi pembangunan waduk," ujarnya.

Meski menyatakan dukungan, Bernadus, meminta kepada para pihak supaya memperhatikan hak masyarakat terdampak sesuai dengan kewajiban yang sudah diserahkan kepada negara.

Sementara itu, Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata memberikan apresiasi dan terima kasih kepada segenap anggota forum yang telah mengambil sikap koperatif dengan mendukung seluruh proses dan tahapan pembangunan Waduk Lambo.

Untuk itu, Kapolres Yudha memohon kepada seluruh warga adat di Rendu Butowe, Kecamatan dapat untuk bekerjasama dalam menyukseskan pembangunan proyek strategis tersebut. Ia juga berharap kepada semua masyarakat adat untuk mengawal jalannya pembangunan waduk tersebut sampai selesai.

Baca juga: Usai Ditangkap Polisi, FPPWL Disebut Dukung Pembangunan Waduk Mbay/Lambo di Nagekeo

"Saya juga berharap, di setiap rumah wajib kibarkan bendera merah putih, sebagai bukti cinta kita kepada Bangsa dan Negara Indonesia," ungkapnya.

Sebelumnya, Bernadinus Gaso bersama puluhan warga lainnya diamankan aparat Polres Nagekeo karena berusaha menghalangi halangi proses ritual adat pada tanggal 5 April 2022.  


Berita Nagekeo lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved