Ancam Bakar Rumah Warga

Kades di Nagekeo Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Dugaan Ancam Bakar Rumah Warga

Namun, saat diwawancarai TRIBUNFLORES.COM, Kamis, 7 April 2022, terkait kasus pengancaman yang sedang dihadapi, Marianus Ngayu masih enggan komentar.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNNEWS.COM / PATRIANUS MEO DJAWA
PENUHI PANGGILAN - Kepala Desa Totomala, Marianus Ngayu saat berada didepan ruang Reskrim Polres Nagekeo, Kamis, 7 Maret 2022, siang, memenuhi panggilan Polisi Terkait Laporan kasus pengancaman pembakaran rumah warga. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Patrianus Meo Djawa

TRIBUNNEWS.COM, MBAY - Kepala Desa Totomala, Marianus Ngayu, di Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, kembali memenuhi panggilan Satreskrim Polres Nagekeo, Kamis 7 April 2022, siang.

Ini adalah panggilan kedua terhadap Kades Ngayu, usai sebelumnya, Kamis, 31 Maret 2022 dia menghadap Satreskrim Polres Nagekeo memenuhi panggilan serupa.

Namun, saat diwawancarai TRIBUNFLORES.COM, Kamis, 7 April 2022, terkait kasus pengancaman yang sedang dihadapi, Marianus Ngayu masih enggan memberikan komentar.

Baca juga: Naik Pangkat, Prajurit Yonarmed Naibonat Diceburkan ke Selokan

 

"Saya masih belum bisa memberikan keterangan Karena masih dalam pemeriksaan," kata Marianus Ngayu, didepan ruang Satreskrim Polres Nagekeo, Kamis, 7 April 2022.

Sebelumnya, Marianus Ngayu merupakan Kepala Desa Totomala. Tanggal 27 Februari 2022 lalu, dia dikabarkan memberikan teror pembakaran rumah melalui telepon kepada salah satu warganya berinisial SEL.

Ancaman itu dilakukan sang Kades sehari sebelum pemilihan ketua BPD di desa Totomala agar salah satu anggota BPD jagoan Sang Kades bisa terpilih menjadi Ketua BPD.

Saat ditemui TRIBUNFLORES.COM, dirumahnya, Jumat, 3 Maret 2022, Marianus membenarkan bahwa dirinya mengakui melakukan ancaman pembakaran rumah kepada beberpa warga anggota BPD.

"Malam itu kan H min 1 itu proses pemilihan ketua BPD. Kejadian ancaman itu ya biasa lah, kalau kita sudah emosi, sudah marah ya namanya juga manusia kalau emosi sudah memuncak kadang kita teledor bahasa pak," kata Marianus.

Hingga saat ini, Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Nagekeo belum memberikan keterangan terkait alasan pemanggilan kedua terhadap Marianus Ngayu. (cr3).

Berita Nagekeo lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved