Berita Flores Timur

Dokumen Tenaga Kerja CTKI Ilegal Asal Flotim Rencananya Dibuat di Surabaya

Menurut dia, saat melakukan perekrutan ia sudah mengatakan ke CTKI jika akan diberangkatkan ke Malaysia melalui Surabaya.

Editor: Gordy Donovan
Dokumen Garda BMI Flotim
DIAMANKAN - Vero Langkamau, perekrut enam CTKI asal Flotim saat diamankan kepolisian Makasar (Dokumen Garda BMI Flotim) 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES. COM, Amar Ola Keda

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA - Pengakuan mengejutkan datang dari Vero Langkamau. Vero, yang sebelumnya diduga kuat sebagai perekrut dan otak di balik pengiriman enam Calon Tenaga Kerja Ilegal (CTKI) asal Flores Timur ke Malaysia.

Saat ini, Vero bersama enam korban sudah diamankan kepolisian Makasar, Sulawesi Selatan setelah anak-anak korban dugaan human trafficking membuat laporan pengaduan ke Polres Flotim, Sabtu 9 April 2022 malam.

Kepada wartawan via telepon, Minggu 10 April 2022 mengaku bekerja di bawah jaringan seorang berinisial AM alias N asal Pulau Adonara. Ia bahkan, mengaku turut menjadi korban AM.

Baca juga: BREAKING NEWS : Mahasiswa di Maumere Diduga Dikeroyok Sejumlah Orang

 

"Saya baru sekali merekrut orang dan semua dibawah perintah AM. Semua biaya dan surat-surat keberangkatan diurus oleh AM," ungkapnya.

Menurut dia, saat melakukan perekrutan ia sudah mengatakan ke CTKI jika akan diberangkatkan ke Malaysia melalui Surabaya.

"Dari awal saya katakan ke mereka kalau mau ke Kualumpur, Malaysia tanpa melalui PJTKI. Saya juga ke Malaysia sebagai pekerja di panti jompo," ujarnya.

Ia mengaku semua dokumen CTKI untuk masuk ke negara Malaysia rencananya akan diurus di Surabaya atas perintah AM.

"Saya juga ternyata korban dari AM. Saya mohon maaf," katanya sambil menangis.

Baca juga: Siswa SMP di Ende Belajar di Gedung Sekolah Darurat, Ruangan Sempit, Sering Dilanda Banjir

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved