Breaking News:

Berita Ende

Siswa SMP di Ende Belajar di Gedung Sekolah Darurat, Ruangan Sempit, Sering Dilanda Banjir

Ia pun berharap kepada pemerintah setempat untuk memberikan perhatian lebih kepada sekolahnya.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-ARNOLD
SEKOLAH DARURAT - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Dona Mart di Desa Fatamari, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Senin 11 April 2022. Menurut pengakuan orangtua siswa, saat musim hujan sekolah mereka tergenang banjir. 

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Puluhan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Dona Mart di Desa Fatamari, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di gedung sekolah darurat.

Kepala SMP Swasta Dona Mart,Fransiskus Xaverius Laka,.A.Pd mengatakan, kondisi gedung sekolah tersebut masih dalam keadaan darurat karena gedungnya belum dibangun namun puluhan siswa tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar.

"Siswa masih belajar di gedung sekolah yang masih darurat karena belum ada pembangunan gedung baru" ujar Fransiskus kepada Tribunflores.Com Senin 11 April 2022.

Baca juga: Gubernur NTT Jalan Kaki Pulang Pergi 6 KM Naik Turun Gunung, Temui Warga di Sikka

 

Menurutnya, SMP Swasta Dona Mart berdiri 14 Juli 2021 lalu, hingga saat ini terdapat 46 Siswa dan 11 Guru yang masih berstatus honorer.

Sementara itu,Marselina Peni Siswa SMP Swasta Dona Mart mengatakan merasa tidak nyaman untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

"Kami belajar tidak nyaman, karena ruangan sempit,"katanya.

Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Dona Mart di Desa Fatamari, Kecamatan Lio Timur,
BELAJAR - Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Dona Mart di Desa Fatamari, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Senin 11 April 2022. Mereka belajar di ruangan sempit. Menurut pengakuan orangtua siswa, saat musim hujan sekolah mereka tergenang banjir.

Ia pun berharap kepada pemerintah setempat untuk memberikan perhatian lebih kepada sekolahnya.

"Kami minta bangunan sekolah baru, supaya kami belajar nyaman" harapnya.

Selain itu,orang tua siswa Maria Imaculata mengatakan kondisi gedung sekolah tersebut sangat memprihatikan karena kalau hujan sekolah tersebut sering tergenang banjir.

Berita Ende lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved