Berita Maumere
Rutan Kelas IIB Maumere Gelar Safari Ramadhan
Safari Ramadan kali ini dilaksanakan secara simbolis dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Tampak-Karutan-Maumere-Antonius-Semuki-saat-Safari-Ramadhan.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Di tengah situasi pandemi yang telah membatasi berbagai aspek kehidupan sosial kemasyarakatan, di Bulan Ramadan kali ini Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Maumere melaksanakan Safari Ramadan ke lokasi kewapante, Kecamatan Kewapante,Kabupaten Sikka, Selasa, 13 April 2022.
Karutan Maumere, Antonius Semuki, menjelaskan, kegiatan safari ini dilaksanakan juga dalam rangka meyambut Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-58 pada 27 April Nanti.
Safari Ramadan kali ini dilaksanakan secara simbolis dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Baca juga: Kemenkumham RI Peroleh Penghargaan Kinerja Anggaran Predikat Sangat Baik
Dalam program Safari Ramadan ini, kata Anton, Rutan Kelas IIB Maumere mengandeng Kelompok Dharma Wanita Rutan Maumere, dan berbagi memberikan bantuan sosial kepada kaum rentan sosial yang telah ditentukan sebelumnya.
Diterangkan, oleh Anton bahwa, pada masa pandemi, mereka menjadi salah satu kelompok masyarakat yang perlu mendapatkan dukungan moral maupun material.
Menurutnya, Safari Ramadan ini dilakukan guna membangun silaturahmi dan kebersamaan dengan masyarakat terjalin dengan baik.
"Selain itu tentu kegiatan Safari Ramadan pada masa pandemi ini juga memberi makna untuk saling berbagi kepada sesama sekaligus menjadi bentuk implementasi dari syiar pada bulan suci,”ungkap Anton.
Baca juga: Lakalantas di Papua Barat, Polisi Sebut 34 Orang Jadi Korban, Ini Rinciannya
Ia melanjutkan, Dalam safari ramadhan kali ini kita berupaya turut membantu meringankan saudara-saudara kita dengan bakti sosial ini.
Sementara itu, ketua dharma wanita menyampaikan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian sosial.
"Selain itu kegiatan ini juga merupakan wujud kepedulian terhadap kondisi di lingkungan masyarakat sekitar," ungkap Ibu Ketua Dharma Wanita yang tak disebutkan namanya. (Cr1).