Berita Ende
Bupati Ende Optimis Presiden Jokowi Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende
Badan Pembina Ideologi Pancasila melakukan survei kesiapan Pemda Ende menyelenggarakan Peringatan Hari Lahir Pancasila dihadiri Presiden Jokowi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PRESENTASI-SURVEI.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi
TRIBUNFLORES.COM, ENDE-Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyatakan bahwa Kabupaten Ende siap menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo pada upacara peringatan hari lahir Pancasila yang akan dilaksanakan pada 1 Juni 2022 mendatang.
Kesiapan tersebut diketahui setelah tim BPIP yang dipimpin Perencana Ahli Madya BPIP, Muhammad Waris Yuskan melakukan survei baik terhadap lokasi maupun kesiapan infrastruktur dalam menyambut orang nomor satu di indonesia tersebut.
Meski telah menyatakan siap, namun masih ada catatan yang perlu dibenahi baik oleh Pemerintah Kabupaten Ende, Pemerintah Provinsi NTT, maupun BPIP sendiri.
Dalam konferensi pers di Aula Setda Ende, Perencana Ahli Madya dari BPIP, Muhammad Waris Yuskan mengatakan bahwa, kendala utama yang dihadapi sekarang ini adalah waktu yang sangat singkat untuk melakukan pembenahan serana dan praserana pendukung.
Baca juga: Harga Sembako di Ende Stabil, Minyak Goreng Masih Tinggi
Selain itu, masalah infrastruktur khususnya tempat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi salah satu masalah tersendiri karena tempat harus sesuai standar pelaksanaan upacara kepresidenan.
"Itulah belanja masalahnya. Kita berharap sampai dengan waktu yang ditetapkan pemda Ende dan Pemprov NTT juga bisa segera selesaikan PR itu dan Biro Kesekretariatan Presiden bisa datang ke sini untuk melihat kesiapan kita dalam melaksanakan peringatan hari lahir pancasila," ujarnya, Rabu 20 April 2022.
Waris menambahkan, berdasarkan kesepakatan, besok (hari ini, red-) akan dilakukan rapat persiapan internal yang akan membahas kesiapan pemerintah Kabupaten Ende untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
"Sehingga nanti hasil dari rapat bersama itu, ada hal yang memang harus dieskalasikan ke provinsi dan juga ke nasional, maka pada waktu berikutnya hal-hal tersebut sudah bisa disampaikan kepada kami di BPIP. Nanti pimpinan kami di BPIP akan menetapkan kira-kira apa yang bisa kami berikan kepada pemkab Ende dan pemprov NTT," ungkapnya.
Baca juga: Lulus USBK di SMAK Negeri Ende, Peserta Didik Wajib Penuhi Tiga Kriteria
Waris mengaku, meski masih ditemui sejumlah masalah di lapangan, namun berkat semangat gotong royong, maka pihaknya optimis rencana pelaksanaan peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende dapat dilaksanakan.
Sementara itu, Bupati Ende, Djafar Achmad mengatakan, semua PR yang direkomendasikan oleh tim BPIP akan diselesaikan oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada.
"Jadi besok itu, (hari ini, red-) saya sudah list yang direkomendasikan oleh tim tadi biayanya berapa sih. Seperti toilet, lapangan, ruang ICU untuk RI 1 dan RI 2 kalau terjadi apa-apa. Besok kita petakan biaya berapa untuk kita sampaikan ke BPIP dan ke provinsi," ungkapnya.
Bahkan, kata Djafar, stelah tim survei melakukan survei di sejumlah tempat di Kota Ende, ia juga sudah menemui Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat guna meminta dukungan dari pemerintah provinsi NTT.
Baca juga: Warga Binaan Lapas Ende Tak Hanya Tidur, Tapi Hasilkan Karya Tangan
"Tadi malam saya sudah ketemu Pak Gubernur. Saya sampaikan nanti ada rapat sharing dana. Dan Pak Gubernur katakan siap," ujarnya.
Terkait dengan beberapa catatan tersebut, Bupati Djafar menegaskan bahwa, pemerintah daerah optimis dapat memenuhi semua rekomendasi tersebut dan tanggal 15 Mei semua PR dapat diselesaikan dengan baik.
"Saya sudah bilang tadi bahwa OPD tidak ada yang cuti. Kita ada di Ende ini untuk persiapan. Sebetulnya pekerjaan tidak besar tapi banyak seperti toilet, lapangan, kita harus perbaiki," pungkasnya.