Pemuda Gagahi Anak Yatim di Nagekeo

Kasus Pemuda Gagahi Anak Yatim di Nagekeo, Kakak Pelaku Menangis, Sesali Perbuatan Adiknya

Bersama HJ, kepala desa bersama istri juga ketua BPD juga terpantau turut hadir dalam pertemuan itu.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / PATRIANUS MEO DJAWA
DIALOG - Dua perwakilan keluarga Korban dan terduga Pelaku Kasus Asusila berdialog dirumah paman korban, Rabu, 20 April 2022. 

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, simak kronologi lengkap kasus yang menimpa seorang anak yatim di Nagekeo.

Seorang perempuan asal Kecamatan Aesesa Selatan Kabupaten Nagekeo berinisial KN (22) dikabarkan telah menjadi korban perbuatan asusila.

TKP - Kondisi tempat kejadian perkara, seorang anak yatim di Nagekeo diduga digagahi pemuda, Minggu, 17 April 2022, sore.
TKP - Kondisi tempat kejadian perkara, seorang anak yatim di Nagekeo diduga digagahi pemuda, Minggu, 17 April 2022, sore. (TRIBUNFLORES.COM / PATRIANUS MEO DJAWA)

KN (22) diduga kuat telah digagahi oleh G, pemuda kampung asal Kecamatan Aesesa, Minggu 17 April 2022, sekira pukul 18.00 Wita.

Kasus yang menimpa KN terjadi didalam semak-semak, sekitar 300 meter dibelakang rumah paman KN bernama Anton.

Baca juga: Nama Jalan Frans Lebu Raya, Momentum Sejarah Keluarga Lamaholot

Kepada TRIBUNFLORES.COM, Senin, 18 April 2022, KN mengaku baru satu minggu tinggal bersama pamannya.

Korban kerap membantu pamanya untuk menjaga hama burung pipit di sawah milik pamannya, disetiap musim panen.

Korban KN merupakan anak yatim. Dia hanya memiliki seorang kakak laki-laki yang saat ini tinggal bersama ibunya di wilayah kecamatan Aesesa Selatan.

Ayahnya sudah meninggal dunia sejak tahun 2017 lalu karena sakit.

Dikisahkan KN, kejadian yang menimpanya bermula ketika dia kembali dari sawah menuju rumah pamannya, pada Minggu sore, 17 April 2022.

Saat ditengah perjalanan, tepatnya di area semak-semak dibelakang rumah pamannya, KN dihadang terduga pelaku G.

Menurut KN, pelaku G langsung merangkulnya dan menggendong korban dan kemudian membawa korban kedalam hutan.

Baca juga: Warga Tertua NTT Berusia 124 Tahun, Masak Sendiri Tinggal di Gubuk Miring 

Namun, teduga pelaku gagal memperkosa KN, dugaan sementara tempat itu terlalu terbuka. Tak putus asa, G kemudian menyeret KN kearah semak -semak sekitar 30 meter dari tempat pertama.

Menurut korban, ditempat kedua ini, G berhasil menggagahinya sang korban.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved