Pemuda Gagahi Anak Yatim di Nagekeo

Kasus Pemuda Gagahi Anak Yatim di Nagekeo, Pelaku Terancam 9 Tahun Penjara

Pelaku MHG saat ini telah ditahan pihak kepolisian Resor Nagekeo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / PATRIANUS MEO DJAWA
BERI KETERANGAN - Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Rifai, saat memberikan keterangan terkait kasus perbuatan asusila di Nagekeo. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Patrianus Meo Djawa

TRIBUNFLORES.COM, MBAY - Kepolisian Resor Nagekeo memastikan proses perkara dugaan kasus perbuatan asusila di Kabupaten Nagekeo pada minggu, 17 April 2022 kemarin, akan tetap diproses hukum.

Kepala Kepolisian Resor Nagekeo, melalui Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Rifai mengatakan, itu ketika ditemui TRIBUNFLORES.COM Jumat 22 April 2022.

Iptu Rifai menjelaskan kasus asusila yang dilakukan oleh tersangka MHG alias G (35) terhadap KN (22) tidak bisa masuk dalam program Restorasi Justice (RJ) karena kasus ini tergolong kasus kriminal berat.

Baca juga: Egianus Kogoya Diduga Dalang Penyerangan Satgas Damai Cartenz

 

Pelaku MHG saat ini telah ditahan pihak kepolisian Resor Nagekeo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Iptu Rifai berujar, Polsi akan menjerat pelaku dengan Kitab Undang - Undang Hukum Pidana pasal 285 dengan ancaman 9 tahun penjara

Sementara, pihak penyidik pembantu di unit PPA Polres Nagekeo, kata Iptu Rifai, saat ini telah berkoordinasi dengan P2TP2A termasuk menggunakan jasa psikiater untuk menangani kondisi kejiwaan korban.

Dikabarkan, korban KN memang mengalami sedikit gangguan keterbelakangan mental namun bukan trauma akibat pemerkosaan.

Baca juga: Polres Ngada Siap Laksanakan Pengamanan Menyambut Hari Raya Idul Fitri 2022

Kakak Pelaku Menangis

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved