Senin, 13 April 2026

Berita Manggarai Barat

Pemerintah Didesak Evaluasi Pengelolaan Destinasi Air Terjun Cunca Wulang

Pasca wisatawan tenggelam di air terjun Cunca Wulang, anggota DPRD Manggarai Barat menyarankan kepada pemerintah daerah melakukan evaluasi pengelolaan

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Pemerintah Didesak Evaluasi Pengelolaan Destinasi Air Terjun Cunca Wulang
DOK.PRIBADI
Anggota DPRD Kabupaten Mabar, Sewargading SJ Putra  

 Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Gecio Viana

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO- Berulang musibah wisatawan tenggelam terseret air terun Air Terjun Cunca Wulang di Kabupaten Manggarai Barat  harus menjadi bahan evaluasi pengelolaan destinasi wisata ini oleh pemerintah daerah. Musibah terakhir 13 April 2022 menimpa  Fabio Makasau, tur guide di Manggarai Barat. 

"Tentunya tragedi ini sudah semestinya menjadi bahan evaluasi bagi kami penyelenggara pemerintahan di daerah ini," kata Anggota DPRD Mabar, Sewargading SJ Putra, Kamis 21 April 2022.

Dia mengatakan,kasus kematian wisatawan dalam beberapa tahun terakhir menjadi evaluasi bagi para stakeholder lainnya dalam industri pariwisata. Kejadian  ini bukan baru pertama kalinya, tapi berkali-kali dan tidak boleh dianggap sebagai tragedi biasa. Catatan TribunFlores.com, sebanyak lima korban meninggal terseret air terjun ini.

Ketua DPC PKB Manggarai Barat itu mengatakan kasus tenggelamnya wisatawan di Air Terjun Cunca Wulang harus dilihat secara komprehensif dan mendalam. Musibah ini seharusnya menjadi instrument untuk melakukan evaluasi dan melahirkan beberapa kesimpulan yang mengarah pada solusi.

Baca juga: Lima Korban Tenggelam di Air Terjun Cunca Wulang Manggarai Barat

Solusi atas peristiwa tersebut, lanjut Sewargading, di antaranya peningkatan infr si. astruktur pendukung di obyek wisata yang memadai. 

"Perlu disediakan informasi yang memadai seputar obyek wisata Cunca Wulang. Karakteristik alam sekitar, karakteristik arus air, kondisi daerah aliran air terjun dan bila perlu pemetaan terhadap zona sekitar obyek yang boleh dan tidak boleh diakses oleh wisatawan," jelasnya. 

Selanjutnya, menurut Sewargading perlu adanya peningkatan kapasitas pengelola destinasi wisata Air Terjun Cunca Wulang

"Di Air Terjun Cunca Wulang perlu ditempatkan petugas, apakah itu dari instansi terkait atau bermitra dengan masyarakat setempat untuk selalu ada di obyek wisata tersebut," katanya.

Baca juga: Disparekraf Manggarai Barat BenahiD estinasi Air Terjun Cunca Wulang

Kepada para pelaku pariwisata yakni agen perjalanan wisata, jelas Sewargading, perlu ada referensi pengetahuan yang cukup terhadap segala hal seputar obyek wisata tersebut. 

"Sehingga kemudian bisa disajikan secara baik kepada para tamu. kepastian terhadap aturan seputar kunjungan wisawatan di spot tersebut perlu dikemas secara baik," katanya. 

Berita Manggarai Barat lainnya

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved