Idul Fitri 2022

Beralas Koran Bekas Ahmad Alzam Bersyukur Merayakan Idul Fitri

Ribuan umat Muslim merayakan sholat id di Lapangan Kota Baru, Kota Maumere, Pulau Flores, Senin 2 Mei 2022.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/MARIA MANGKUNG
Umat islam mengikuti sholat id di  Lapangan Kota Baru Maumere, Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur, Senin, 2 Mei 2022 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Maria Mangkung.

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Ribuan umat Muslim Kota Maumere, Pulau Flores khusuk merayakan sholat id di Lapngan Kota Baru, Kota Maumere, Senin 2 Mei 2022. Lokasi berada di depan Gereja GMIT Kalvari selalu menjadi langganan setiap perayaan Idul Fitri, kecuali dua tahun lalu sempat sepi karena pandemi Covid-19.

Umat Muslim  ini datang dari berbagai wilayah  di Maumere, Kelurahan Beru, Perumnas, Kota Uneng dan Waioti Kabupaten Sikka, dipimpin imam Abdullah Nemba S.H.I dan ceramah oleh Habib Muhammad Abduh Haji Arzyad.

Seorang dari sekian banyak umat yang hadir adalah Ahmad Alzam. Ketika umat yang lain membawa sajadah, warga Kelurahan Beru  tak sungkan menggunakan koran bekas untuk menyampaikan rasa syukurnya bisa mengikuti sholat Idul Fitri setelah dua tahun ia tidak menjalani sholat id karena virus covid.

Alasanny sendiri menggunakan koran bekas karena muda untuk dibawa. Beralaskan koran dianggapnya  menjadi tradisi setiap tahun saat merayakan idul fitri.

Baca juga: Warga Riangrita Flores Timur Menimba Ilmu Beternak Ayam Kampung di Kabupaten Sikka

"Koran itu mudah dibawa, terus sudah jadi tradisi bagi saya" ujar Ahmad usai sholat ditemui di Lapangan Kota Baru.

Menurut  Ahmad, tidak perlu kemewahan menyambut hari raya Idul Fitri.  Hal utama baginya adalah menghadap Allah dengan hati yang ikhlas.

"Beralaskan koran saja kami sudah senang, yang penting menghadap Allah dengan hati yang iklas, suci dan bersih," ujarnya.

Hal senada disampakan Aida. Warga Kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, memberi pesan kepada seluruh umat muslim  bahw menghadap Allah tidak harus dengan kemewahan, yang paling penting adalah hati  sudah suci dan bersih.

Baca juga: Prajurit TNI Kodim Sikka Bujuk Siswa untuk Terima Vaksin

"Allah itu melihat isi hati kita, juga doa kita apa nih, bukan melihat cara berpakaian kita mewah atau tidak", Ungkap Aida.

Berita Sikka lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved