Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Katolik Hari Ini, Tuhanlah yang Memanggil Kita!
Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah dagingKu, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pater-Fredy-JehadinSVD.jpg)
Oleh: Pater Fredy Jehadin,SVD
TRIBUNFLORES.COM - Simak renungan Katolik hari ini, Kamis 5 Mei 2022.
BACAAN PERTAMA Kisah Para Rasul 8: 26 - 40
INJIL YOHANES 6: 44 - 51
Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepadaKu, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.
Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Tinggallah Dalam Kasih Dan Genggaman Allah!
Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Dan mereka semua akan diajar oleh Allah. Dan setiap orang, yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepadaKu. Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa. Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal. Akulah roti hidup. Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati. Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga.
Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah dagingKu, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia."
Demikianlah Sabda Tuhan
U: Terpujilah Kristus
Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Apakah Motivasi Kita dalam Mengikuti Tuhan?
SIRAMAN ROHANI
Tema: Tuhanlah Yang Memanggil Kita!
Yohanes 6:44 - 51
Saudara-saudari
Begitu banyak ceritera dalam Kitab Suci yang mengisahkan inisiatip Tuhan dalam memanggil manusia untuk menjalankan misi-Nya.
Kita ingat panggilan Abraham; kita ingat panggilan David; kita ingat panggilan Maria Bunda Yesus Kristus; kita ingat panggilan Yusuf suami Maria; kita ingat panggilan murid-murid pertama Yesus Kristus; kita ingat panggilan Paulus yang lagi dalam perjalanan menuju Damaskus, dan masih banyak lagi.
Lalu bagaimana dengan panggilan kita sendiri? Apakah kita juga ingat bagaimana Tuhan memanggil kita untuk menjalankan misi-Nya lewat profesi yang kita miliki sekarang, enath sebagai orang biara, guru, dokter, perawat, pengusaha dan lain-lain? Pasti masing-masing kita punya kisahnya sendiri-sendiri. Semoga Panggilan Tuhan ini selalu kita jaga dan jalankannya dengan penuh tanggungjawab dan setia.
Saudara-saudari
Hari ini Yesus berkata: “Tidak ada seorang pun yang datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku.” (Yoh 6:44). Pernyataan Yesus ini sungguh nyata dalam sejarah keselamatan kita, bahwa banyak orang yang dipanggil Allah untuk mengikuti Dia dan menjalankan misi-Nya untuk menyelamatkan manusia.
Kadang mereka yang ditarik atau dipanggil Allah ngomel itu: mengapa saya?
Saya tidak mampu, saya tidak tahu berbicara, saya tidak saleh, saya tidak fasih berkata-kata. Kita ingat Moses sewaktu ia dipanggil Tuhan untuk membawa keluar bangsa Israel dari Mesir. Sewaktu Moses mengeluh karena dia tidak fasih berbicara dan beraduh argumentasi, Tuhan meneguhkan dia, katanya: “Jangan cemas apa yang engkau katakan, Akulah yang akan berkata-kata, Aku akan meminjam mulut-mu untuk berkata-kata.” Sewaktu Moses meminta Tuhan untuk jadikan Harun, saudaranya, supaya memimpin orang Israel keluar dari Mesir. Tuhan berkata, “Aku menginginkan engkau, bukan Harun. Harun akan menyertai engkau.” Itulah Tuhan, kalau Dia sudah merencanakannya, maka rencananya pasti akan terjadi.
Marilah saudara-saudari
Hayatilah dan amalkanlah profesi yang kita miliki saat ini. Panggilan hidup yang kita jalankan sekarang ini sesungguhnya adalah bentuk-bentuk rencana dan kehendak Tuhan bagi kita. Dia tahu apa yang terbaik bagi kita.
Karena itu, jalankanlah panggilan Tuhan itu dengan penuh tanggungjawab dan penuh kesetiaan. Percayalah selalu, bahwa Dia yang memanggil, Dia pulalah yang bertanggung-jawab atas hidup kita.
Jangan pernah tinggalkan Tuhan, sebaliknya ciptakanlah selalu relasi yang baik dengan Tuhan, yang memanggil kita, dengan berdoa dan wujud-nyatakan perintahNya dalam perbuatan harian kita. Iman dan perbuatan kita pasti mendatangkan berkat berlimpah bagi kita.
Kita berdoa semoga Tuhan senantiasa memberkati dan menyadarkan kita akan tanggungjawab kita sebagai orang yang dipanggilNya dan kita pun selalu setia dan tekun menghayati dan menjalankan tugas panggilan kita.
Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen!