Berita Manggarai Barat
Antisipasi Hepatitis Misterius di Manggarai Barat, Rumah Sakit Data Pasien Hepatitis
Wakil Bupati Manggarai Barat memerintah semua rumah sakit di wilayah itu mendata semua pasien hepatitis mengantisipasi penyebaran hepatitis misterius.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Wabup-Manggarai-Barat.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Gecio Viana
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO- Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng mengatakan pemerintah telah mengantisipasi hepatitis akut.
Pemerintah telah menerima Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology).
Surat tersebut telah dikirim ke seluruh Puskesmas, dinas kesehatan dan seluruh kepala rumah sakit untuk dipelajari dan ditindaklanjuti.
"Misalnya saya minta rumah sakit untuk segera mendata pasien hepatitis yang ada, kedua waspada terhadap kasus-kasus baru ini apakah ada," katanya.
Baca juga: Kemenparekraf Apresiasi Kesiapan BPOLBF Sambut TWG 1 di Labuan Bajo
Pihaknya juga meminta seluruh kepala Puskesmas untuk waspada terhadap hepatitis akut ini, terlebih saat mendapati anak-anak yang memiliki gejala penyakit seperti hepatitis.
"Segera dibawa ke puskesmas, kalau tidak bisa segera bawa ke rumah sakit. Nah saat ini teman-teman puskesmas untuk satu tahun ini saya minta untuk mendata ada tidak hepatitis yang sesuai gejala-gejala dalam instruksi," jelasnya.
Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), jaga kebersihan dan rajin cuci tangan.
"Usahakan jangan gunakan alat makan yang sama lalu jika ada yang sakit segera mencari fasilitas kesehatan yang ada," katanya.
Berita Manggarai Barat lainnya