3 Warga Tenggelam di Embung Waibao

Genap 40 Hari Suami Meninggal, Siska Ditinggalkan 2 Anak

Sebelum tewas, ketiganya sempat dilarikan ke Puskesmas Waiklibang untuk mendapat pertolongan medis, namun nyawa mereka tak bisa tertolong.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUN FLORES.COM/AMAR OLA KEDA
Ketiga jenazah korban saat disemayamkan di rumah duka di Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur, Rabu 11 Mei 2022 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Amar Ola Keda

TRIBUNFLORES.COM,LARANTUKA - Maria Sura Fernandez (66) bersama dua cucunya, Januarius Geroda Werang (4) dan Faldyano Aloysius Werang (8) telah meninggal dunia.

Ketiganya meninggal dunia usai tenggelam di Embung Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, Rabu 11 Mei 2022.

Sebelum tewas, ketiganya sempat dilarikan ke Puskesmas Waiklibang untuk mendapat pertolongan medis, namun nyawa mereka tak bisa tertolong.

Baca juga: Kisah Saksi Mata Terkait Nenek dan 2 Cucunya Tewas Tenggelam di Embung Waibao Flores Timur

 

Kepala Desa Waibao, Hery Aran mengatakan, ayah kandung dari dua bocah malang itu baru saja meninggal dunia dan hari ini bertepatan dengan 40 hari kematiannya.

Ayah mereka merupakan warga Desa Kenotan, Adonara Tengah, sementara sang ibu Maria Yohanista Siska Niti (38) merupakan warga Desa Waibao.

"Bapaknya merantau dan meninggal di Malaysia. Jenazahnya dikirim ke Desa asalnya Desa Kenotan, Adonara Tengah, dan hari ini genap 40 hari kematian," ujar Hery Aran via sambungan telepon, Kamis, 12 Mei 2022.

Hery melanjutkan, Januarius dan Aloysius merupakan cucu kandung Maria yang baru datang dari Malaysia.

Baca juga: Kronologi Nenek dan 2 Cucunya Tewas Tenggelam di Embung Waibao Flores Timur

Dua bocah itu datang bersama ibunya saat mengantarkan jenazah sang ayah. Usai menguburkan sang ayah, bersama ibu mereka, keduanya datang dan menetap selama dua minggu.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved