Rabu, 15 April 2026

Berita Flores Timur

Menguatkan 'Lewo Kakan Arin,' Bupati Lembata Bawa Rombongan Datangi Istana Raja Larantuka 

Menguatkan persaudaraan Flores Timur dan Lembata dalam komunitas Lamaholot, Bupati Lembata memimpin rombongan mendatangi Istana Raja Larantuka.

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Menguatkan 'Lewo Kakan Arin,' Bupati Lembata Bawa Rombongan Datangi Istana Raja Larantuka 
TRIBUNFLORES.COM/AMAR OLA KEDA
Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday berada di istana Raja Larantuka didampingi Raja Larantuka, Don Tinus Diaz Vera, DVG dan Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon, Kamis 12 Mei 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Amar Ola Keda

TRIBUNFLORES.COM,LARANTUKA-Mewujudkan dua kabupaten bersaudara (lewo kakan-arin), Pemerintah Daerah Lembata yang dipimpin Bupati, Thomas Ola Langodai melakukan kunjungan ke Istana Raja Larantuka, di Jalan  Herman Fernandez, Kelurahan Lohayong, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Kamis 12 Mei 2022. 

Turut mendampingi Bupati Lembata, Sekda Lembata, Paskalis Ola Tapobali, Ketua DPRD Lembata Petrus Gero dan pejabat lainnya. Tiba di pelataran Istana Raja Larantuka, rombongan yang didampingi Komandan Kodim 1624/Flotim Letkol Inf Tunggul Jati disambut dengan seremonial adat oleh Raja Larantuka, Don Tinus Diaz Vera, DVG dan Bupati Flotim  Antonius Hubertus Gege Hadjon, bersama Keluarga besar Raja Larantuka. 

Raja Larantuka Don Tinus Diaz Vera, DVG mengaku bersyukur karena hari ini dua saudara yang secara administrasi pemerintahan sudah berpisah, namun kembali saling mengunjungi sebagai Lewo Kakan Arin. 

"Sebagai Lewo Kakan Arin, momentum ini sangat penting agar ke depan generasi kita tetap menjaga persaudaraan ini," ungkapnya.

Baca juga: Kisah Saksi Mata Terkait Nenek dan 2 Cucunya Tewas Tenggelam di Embung Waibao Flores Timur

Uskup Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung,Pr mengatakan, momen kunjungan ini kiranya memberi makna penting bagi keharmonisan, persatuan dan kesatuan suku Lamaholot.

"Adat lamaholot sangat menekankan relasi kita dengan para leluhur. Harus juga keharmonisan. Dalam pemerintahan kita berbeda, tetap kita ini satu kembali ke rahim yang sama, Lamaholot," katanya. 

Menurut dia, Kota Larantuka adalah salah satu kota unik, karana ada Bunda Maria yang umurnya sudah 500 tahun. Hal ini membuat Kota Larantuka dijuluki Kota Reinha.

"Kalau kita merefleksikan kisah kita, hari ini kita kembali ke rahim yang sama. Kita juga kembali ke rahim seorang ibu, Bunda Maria yang 500 tahun lalu dia datang dan menginjakan kaki di sini," jelasnya.

Baca juga: Kronologi Nenek dan 2 Cucunya Tewas Tenggelam di Embung Waibao Flores Timur

Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday mengatakan kehadiran pemerintah daerah di Istana Raja Larantuka itu bersama juga ketua-ketua suku dari sembilan nuba.

Kunjungan sebagai Lewo Kakan Arin itu, menurut dia sebagai bentuk jawaban atas panggilan dari Kota Larantuka yang dianggap sebagai seorang kakak. 

Kegiatan ini akan berakhir besok Jumat 13 Mei 2022 Bupati Lembata bersama rombongan didampingi Bupati Flores Timur akan melaksanakan misa di Bukit Fatima di pimpin oleh Uskup Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr. 

Berita Flores Timur lainnya

 
 
 
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved