Berita Manggarai Timur

Guru dan Siswa SMAK St.Peregrinus Laziosi Watumingan Bangga, Festival Keagamaan Katolik Sukses

Sementara itu, peserta lomba, Herlinda Sada, mengaku bangga dan senang bisa berparitisipasi dalam event tersebut.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/YON
PENUTUPAN - Kepala SMAK, Guru, Dewan Juri dan panitia pose bersama usai penutupan Festival Keagamaan Katolik di SMAK Watumingan, Desa Mokel Morid, Kecamatan Kota Komba Utara, Manggarai Timur, Jumat 13 Mei 2022. 

“Kegiatan ini merupakan cerminan untuk melihat dan menakar seperti apa proses yang sudah kita lalui selama ini. Apakah proses sudah berjalan dengan baik? Karena bagaimana pun hasil tidak pernah mengkhianati proses,” ujarnya.

Ia mengatakan yayasan tentu saja akan terus mendukung setiap kegiatan SMAK yang mengarah kepada peningkatan mutu pendidikan.

”Kami sebagai pengurus yayasan akan terus mendukung setiap kegiatan perbaikan dan peningkatan mutu SMAK,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMAK Santo Peregrinus Laziosi Watumingan, Isfridus Syukur, S.Fil mengatakan kegiatan festival keagamaan Katolik tingkat SMAK Santo Peregrinus Laziosi Watumingan dalam bentuk perlombaan paduan suara, cerdas cermat keagamaan Katolik, membaca Kitab Suci, bertutur Kitab Suci dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Manggarai serta menyanyikan mazmur.

Pria yang akrab disapa Is ini mengaku ini merupakan jawaban lembaga terhadap program penguatan pendidikan karakter yang dicanangkan pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Formal dan Peraturan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 097/D/HK/2019 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Formal.

Baca juga: Gunakan Kartu JKN-KIS, Biaya Persalinan Sesar di RSUD Bajawa Semuanya Gratis

Ia menyampaikan tema festival ini adalah melalui festival keagamaan Katolik kita tingkatkan kualitas pendidikan SMAK.

Kata dia, tema ini sengaja disodorkan kepada panitia festival dengan alasan:

Pertama, festival ini merupakan kesempatan bagi para peserta didik untuk mengasah kemampuan akademik dan keterampilannya dalam bidang keagamaan Katolik.

FESTIVAL - Kepala SMAK dan tamu undangan pose bersama usai acara pembukaan festival keagamaan Katolik di SMAK Watumingan, Desa Mokel Morid, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis 12 Mei 2022.
FESTIVAL - Kepala SMAK dan tamu undangan pose bersama usai acara pembukaan festival keagamaan Katolik di SMAK Watumingan, Desa Mokel Morid, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis 12 Mei 2022. (TRIBUNFLORES.COM/HO-YON)


Kedua, festival ini merupakan momen istimewa untuk menakar sejauh mana kerja dan kinerja stake holder pendidikan SMAK terutama para pendidik dalam menanamkan ilmu dan keterampilan keagamaan Katolik kepada generasi muda Katolik.

Ketiga, festival keagamaan Katolik ini harus pada akhirnya menjadi momen untuk melakukan refleksi, melihat kembali perjalanan pengelolaan dan penyelenggaraan Pendidikan SMAK.

Ia menegaskan apa pun yang dihasilkan dari kegiatan berahmat ini harus dijadikan bekal yang berharga dalam merumuskan kebijakan dan strategi penyelenggaraan Pendidikan yang lebih baik demi terwujudnya Pendidikan SMAK yang berkualitas dan berdaya saing.

Keempat, festival ini harus menjadi kesempatan untuk terus kita hadir sebagai saudara dan sahabat bagi semua orang serta menjadi berkat bagi sesama.

Ia mengharapkan agar festival ini dimanfaatkan sungguh oleh peserta lomba sebagai kesempatan untuk mengerahkan seluruh kemampuan yang ada demi pengembangan diri sendiri dan juga untuk sesama.

Sejumlah Juri di SEMAK Watumingan, Mokel Morid, Kota Komba Utara, Manggarai Timur.

Kegiatan pembukaan festival dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Timur, Anselmus Panggabean, S.Ag, Kepala Seksi Pendidikan Katolik, Pelipus Asol, SH, Pengawas Pendidikan Katolik Benediktus Jak, S.Fil dan juga Ketua Cabang Yayasan Sukmatim Keuskupan Ruteng, Rm. Wilhelmus Riyadi Findoro, Pr, para tokoh Pendiri SMAK, para kepala Sekolah dari lembaga Pendidikan terdekat, para dewan juri dan tamu undangan lainnya. (kgg).

Berita Manggarai Timur lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved