Berita Sikka

Empat Calon Pekerja Tanpa Dokumen Diamankan Polres Sikka, Ditampung oleh Truk-F

Kepolisian Sektor Kewapante, Selasa 17 Mei 2022 mengamankan empat orang tenaga kerja dan menitipkan mereka di shelter TRuK-F di Maumere.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/NOFRI FUKA
Sekretaris TRuK-F, Heny Hunga memberikan penjelasan di depan kantor Nakertrans Kabupaten Sikka di Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Selasa 17 Mei 2022.   

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Pelaksana tugas Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Sikka, Dra. Yaku Riba mengatakan empat orang anak kini telah berada di lembaga Truk-F di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.  Mereka diamankan aparat Polres Sikka di Monumen Tsunami Maumere diantar ke lembaga tersebut untuk mendapatkan penanganan lanjutan. 

"Mudah-mudahan mereka difasilitasi dan langsung dikirim ke Nagekeo, sambil menunggu proses untuk mendapatkan surat pengantar rekrut," kata Yaku  dikonfirmasi,Selasa 17 Mei 2022.

Yuka menghimbau kepada seluruh masyarakat agar memanfaatkan layanan yang diberikan oleh dinas Nakertrans Kabupaten Sikka. 

"Mereka harus datang ke Dinas Nakertrans setempat untuk memberikan mendapatkan informasi yang pasti dan resmi, ketika mereka melakukan atau berkeinginan untuk mencari kerja di daerah lain," ungkapnya.

Baca juga: Jas Merah, Bupati Sikka Ingatkan Guru Agama dan Penyuluh Agama Jangan Lupakan Warisan Leluhur 

Ia mengatakan para calon tenaga kerja di daerah luar dapat dimudahkan dalam urusan administrasi izinan resmi bekerja di daerah lain dari dinas nakertrans setempat. 

Sekretaris Truk-F, Heny  Hungan dikonfirmasi media ini, memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian resor Sikka khusus untuk Polsek Kewapante, yang ketika mendapat pengaduan dari masyarakat langsung merespon dan menelusuri kasus ini. 

"Akhirnya bisa membawa mereka ke Polres Sikka dan bisa ditanya soal legalitas dari perekrutan ini dan tujuannya kemana," ujarnya. 

Heny menjelaskan, ternyata dari hasil investigasi kepolisian, ditemukan, perekrut tak memiliki surat izin perekrut.

Baca juga: Material Longsor Tutup Badan Jalan Waigete-Galit di Mapitara, Sikka

"Setelah ditelusuri juga dokumen-dokumennya, memang perekrut memiliki dokumen ada PT dan sebagainya tetapi untuk perekrutan di Kabupaten Sikka masih berproses di Nakertrans Kupang atau di provinsi," tandasnya. 

Kata Heny, dibuatkan surat pernyataan setelah itu dilakukan konfirmasi dengan pihak Nakertrans Kabupaten Sikka untuk diberikan edukasi terhadap perekrut maupun para calan tenaga kerja itu. 

Heny mengungkapkan usia para calon tenaga kerja itu di atas 17 tahun. 

"Dari 4 orang ini, 2 dari Manggarai dan dua dari Lembata," jelasnya.

Baca juga: Kisah Mama Agnes Puluhan Tahun Menenun di Sikka, Hidupi Keluarga hingga Sekolahkan Anak-anak

Terkait proses investigasi di Polres Sikka, Heny menyampaikan, mereka diberikan teguran dan juga membuat surat pernyataan. 

"Isinya, yang pertama, perekrut akan memgembalikan mereka ke daerah asal mereka dan kedua berjanji tidak akan melakukan perekrutan selama surat dari provinsi itu belum keluar," tutupnya. 

 

Berita Sikka lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved