KM Sirimau Kandas

Update Perkembangan Evakuasi KM Sirimau Pagi Ini

Kandasnya salah satu armada PT Pelni ini lantaran menabrak karang di sekitar perairan desa Palilolon-Ile Ape.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-SAR
KANDAS - KM. Sirimau yang hingga saat ini masih kandas di perairan Lembata, NTT, Rabu 18 Mei 2022. Saat ini sedang evakuasi penumpang asal Lewoleba, Kamis 19 Mei 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA - Berikut ini adalah update perkembangan Km Sirimau. Kamis 19 Mei 2022 per 06.30 Wita

Tim SAR Gabungan dgn menggunakan Kapal Gandha Nusantara 14 sedang berupaya merapat ke KM Sirimau untuk melaksanakan proses Evakuasi Penumpang 83 orang yang naik dari pelabuhan Lewoleba.

Kandas

Sebelumnya, hingga saat ini KM Sirimau masih kandas di perairan Ile Ape Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca juga: Berawal dari Facebook, Penjaga Sekolah di Sikka Garap Paksa Anak Dibawa Umur

 

Kandasnya salah satu armada PT Pelni ini lantaran menabrak karang di sekitar perairan desa Palilolon-Ile Ape.

Perairan itu menjadi salah satu jalur penyeberangan kapal Pelni dari Lembata dan keluar Lembata. Daerah itu juga terkenal dangkal dan sempit karena di apiti dua tanjung yang membentuk selat, yakni tanjung Waiwuring Adonara dan tanjung Tuak Ile Ape, Lembata.

Sejak menabrak karang dan kandas pada Selasa (17/5) pukul 14.31 Wita, KM Sirimau terpaksa lego jangkar di perairan itu.

Hingga memasuki hari kedua, Rabu 18 Mei 2022, PT Pelni masih menunggu bantuan berbagai pihak supaya kapal bisa keluar dari kepungan karang di perairan dangkal tersebut.

Kepala Syahbandar Lewoleba- Lembata, Abdul Syukur Muklis juga sudah memerintahkan KM Gandha Nusantara 14 untuk membantu olah gerak KM Sirimau agar bisa kembali berlayar menuju pelabuhan Maumere di Sikka.

Baca juga: Tak Terima Diputus Pacar, Polisi di Sikka Diduga Aniaya Seorang Wanita di Kafe

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved