Kades di Manggarai Timur Tutup Usia

BREAKING NEWS: Kades Termuda Manggarai Timur Ditemukan Meninggal Dunia di Belakang Rumah

Nikolaus Martin ketika dihubungi TRIBUNFLORES.COM, mengatakan, korban Benyamin meninggal dunia di belakang rumah.

Editor: Gordy Donovan
KOMPAS.COM
ILUSTRASI - Meninggal Dunia 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Kepala Desa (Kades) Benteng Rampas, Benyamin Fansi Ardi Antang, di Kecamatan Lamba Leda Timur ditemukan meninggal dunia di belakang rumahnya, Rabu 25 Mei 2022.

Benyamin Fansi Ardi Antang diketahui merupakan Kades termuda di Kabupaten Manggarai Timur.

Saat ini usia Benyamin yaitu 28 tahun.

Informasi terkait meninggalnya Kepala Desa yang baru dilantik tahun 2021 lalu ini, ramai diposting di media sosial Facebook oleh keluarga dan sahabat korban.

Baca juga: Rapat Evaluasi Stunting, Bupati Sikka Usir Kadis Ketahanan Pangan

 

Salah satu dari akun Facebook milik Nikolaus Martin.

Dalam postinganya Nikolaus memposting foto korban Fandi dengan mengenakan seragam dinas kepala desa dan pada caption foto itu Nikolaus menulis kalimat haru.

"Berita hari ini dari Kampung benar-benar mengagetkan. Betapa saya tidak terkejut, Kades Benteng Rampas (toa Fansy Antang) meninggal dengan cara yang sangat tragis, sadis dan penuh dengan aroma kebodohan (sesuai info keluarga besar Lagos). Sebaga pribadi sangat kecewa dengan keputusanmu mengakhiri hidup tanpa engkau pertimbangnya dampak phsicologis keluarga besar dan masyarakat Benteng Rampas. Jika ada beban dalam tugas atau problem lainya solusinya tidak dengan cara tragis seperti ini. Dipundakmu harapan masyarakat Benteng Rampas dan dasar pertimbangan keluarga mendorongmu untuk tampil sebaga Cakades karena ada potensi yang ada pada dirimu. Namun hari ini engkau meninggalkan masyarakat Benteng Rampas tanpa meninggalkan pesan apapun ditengah sedang mengerjakan pembangunan yang sudah disetujui dan sesuai kebutuhan masyarakat. Caramu meninggalkan keluarga besar dan masyarakat Benteng Rampas itulah yang om tidak mampu menerima hingga detik ini," tulis Nikolaus.

Baca juga: Kata Praktisi Ekonomi soal Rentetan Prestasi Spektakuler Bank NTT

Postingan itu pun ramai dikomentari para netizen dengan menyampaikan turut berduka cita.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved